RADARCIREBON.ID – Banyak pejabat dari Jawa Barat yang mengikuti acara yang digelar Bank Indonesia (BI) di Aceh Tengah. Di antaranya ada 3 pejabat asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Hanya saja, ketika acara berlangsung, ada bencana yang menimpa daerah berjuluk Serambi Mekah tersebut. Hal itu mengakibatkan para peserta terjebak dalam bencana tersebut. Termasuk 3 pejabat dari Kuningan.
Hingga kini belum ada kabar lagi tentang nasib 3 pejabat asal Kota Kuda tersebut. Baik Pemda dan keluarga, masih mencoba menghubungi. Mereka memberikan informasi terakhir pada Kamis, 27 November 2025.
Baca Juga:KDM – PT KAI Jalin Kerjasama, Bakal Ada Kereta Api Tani Mukti Rute Cirebon – JakartaPasca Tawuran Konten, Pemuda Desa Purwawinangun – Muara Mediasi di Polsek Kapetakan, Sepakat Damai
Tiga pejabat Kuningan yang terisolir di lokasi bencana Aceh Tengah adalah Kadis Pertanian Wahyu Hidayah, Kepala Bappeda Purwadi Hasan Darsono dan Kabag Perekonomian Tatiek Ratna Mustika.
Karena tak bisa dihubungi, hal tersebut membuat Bupati Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi khawatir. Bahkan mantan Sekda ini tampak gelisah dan sedih.
Usai menerima Ketua Badan Pengelola (BP) Rebana, Helmy Yahya, Bupati Dian menceritakan kronologi hilang kontak dengan 3 pejabat tersebut.
Dijelaskan Dian, ketiga pejabat Kuningan itu ke Aceh bersama para pejabat dari Majalengka. Mereka ke Aceh Tengah memenuhi undangan BI, terkait rencana desain perkembangan kopi.
Hanya saja, lanjut Dian, sejak beberapa hari terakhir komunikasi terputus. Belum ada kabar keberadaan mereka di tengah bencana di Nangroe Aceh Darusalam.
Diungkap Dian, para pejabat dari Majalengka dan Kuningan diundang oleh BI bersama-sama. Mereka berangkat pada Senin malam lalu ke Aceh Tengah.
“Dua hari, tiga hari terputus komunikasi. Ada kabar kemarin malam mereka terisolasi karena jalan dan jembatan putus, tidak bisa pulang,” ujarnya, Jumat, 28 November 2025.
Baca Juga:Lolos dari Hukuman, Prabowo Rehabilitasi 3 Mantan Direksi ASDP Termasuk Ira PuspadewiIdentitas Warga yang Tewas Tertemper Kereta Api Harina di Kanci Kulon Cirebon
Ketiga pejabat itu, katanya, merupakan orang-orang penting yang diperlukan untuk perancangan akhir APBD. Keberadaan dan kembalinya mereka ke Kuningan sangat ditunggu.
Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan BI. Terutama untuk memastikan keselamatan tiga pejabat tersebut. “Pejabat kita terjebak bencana. Ada kabar kemarin malam mereka selamat, tapi tidak bisa kemana-mana,” tandasnya.
Para pejabat itu terisolasi di Aceh Tengah bencana alam di sana. “Jalan putus, jembatan putus, dan longsor, banjir, tida ada listrik dan sinyal,” ungkap Dian.
