RADARCIREBON.ID – Bagi para pengembang, jangan coba-coba mengajukan izin pembangunan perumahan di rawa dan persawahan di Jawa Barat, pasti akan dilarang.
Larangan membangun perumahan di rawa atau sawah itu datang dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Larangan itu terkait dengan banjir yang bertubi-tubi melanda Jawa Barat.
Tentu larangan dari sosok yang akrab disapa KDM itu bukan hanya ditujukan kepada para pengembang. Tapi larangan itu juga berlaku bagi masyarakat umum yang akan membangun rumah di area rawa dan persawahan.
Baca Juga:Masjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat KhutbahJenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga Setempat
Sebenarnya larangan KDM ini lebih ringan dari keputusan sebelumnya. Sosok nyentrik ini pernah mengambil keputusan yang ingin memoratorium pembangunan perumahan di Jawa Barat.
Keputusan larangan pembangunan perumahan di area rawa dan sawah itu, sebenarnya merespons banjir di Bekasi. Seperti yang ditulis penggiat media spasial, Syafaq Ahmar. Namun bisa bisa jadi akan berlaku di seluruh Jawa Barat.
Dalam tulisan berjudul “3 Solusi Banjir Bekasi Ala KDM, Setop Izin Perumahan di Rawa dan Sawah”, disebutkan jika memberikan izin di area itu adalah salah tempat.
“Banjir Bekasi bukan cerita baru. Ia berulang seperti musim hujan itu sendiri. Yang baru justru keberanian menyebut penyebabnya dengan nama asli: izin yang salah tempat,” tulis Syafaq Ahmar di media sosial Facebook.
Disebutkan Syafaq, ada 3 langkah yang akan dilakukan KDM menyikapi banjir di Bekasi. Selain menghentikan izin perumahan di rawa dan sawah, merevisi tata ruang, juga mempercepat pembangunan Danau Cibeet.
Ketiga langkah itu bukan gagasan heroik. Apa yang akan dilakukan KDM itu merupakan kerja koreksi terhadap kesalahan lama yang dibiarkan menumpuk.
“Mari jujur. Bekasi tenggelam bukan karena hujan semata. Data Bappeda Jabar dan kajian hidrologi menunjukkan penurunan signifikan daya resap akibat alih fungsi lahan,” tandas Syafaq.
Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon
Menurut KDM seperti dikutip Syafaq, sawah dan rawa secara ekologis adalah spons air. Namun sekarang sudah banyak yang berubah menjadi beton. Akhirnya air kehilangan tempat tinggal. Kemudian mencari jalan sendiri. Masuk ke rumah warga.
