RADARCIREBON.ID- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terjadi di Wilayah III atau Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan, dalam sepekan ke depan, 2-8 Februari 2026. Hujan berpeluang disertai kilat, petir, serta angin kencang berdurasi singkat.
Berdasarkan data prospek cuaca mingguan yang dikeluarkan oleh Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat, wilayah Cirebon berpotensi mengalami hujan pada Senin (2/2), Selasa (3/2), Jumat (6/2), dan Sabtu (7/2). Potensi hujan juga terpantau terjadi di Kabupaten Kuningan, Majalengka, serta Indramayu pada periode yang sama.
Selain itu, BMKG juga memprakirakan bahwa pada Senin hari ini (2/2), wilayah Kabupaten Cirebon dan Kuningan masuk dalam kategori siaga hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara Kota Cirebon, Indramayu, dan Majalengka, berada pada level waspada hujan sedang hingga lebat. Kondisi tersebut meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti genangan, bencana banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang.
Baca Juga:Anggota DPRD Dorong Pemberdayaan Warga Kesambi lewat Kelompok Ternak DombaKetika Akta Cerai Online di Cirebon Mudah Diakses: Klik, Unduh, Resmi Berpisah
Forecaster Stasiun Meteorologi Kertajati, Dyan Anggraini menjelaskan bahwa dalam sepekan ke depan dinamika atmosfer masih mendukung suplai uap air dan pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat, termasuk Cirebon Raya. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh suhu muka laut yang relatif hangat di sekitar perairan Indonesia, pola belokan angin, serta terbentuknya daerah konvergensi yang memicu peningkatan curah hujan.
Selain itu, aktivitas gelombang atmosfer yang diprakirakan aktif pada awal dan akhir pekan, diperkuat oleh kondisi labilitas atmosfer dari kategori ringan hingga kuat, turut meningkatkan potensi terbentuknya awan hujan pada skala lokal. Akibatnya, hujan dapat terjadi secara tiba-tiba dengan intensitas cukup tinggi meski berdurasi singkat.
BMKG pun mengimbau masyarakat di wilayah Cirebon, Kuningan, Indramayu, dan Majalengka untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang rawan genangan, banjir, dan pohon tumbang, serta bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
“Kami mengimbau masyarakat di wilayah Cirebon dan sekitarnya untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG dan menyesuaikan aktivitas sehari-hari dengan kondisi cuaca yang terjadi hari itu. Waspada banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang,” pesan Dyan Anggraini. (*)
