RADARCIREBON.ID -Polresta Cirebon menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah melalui kegiatan bertajuk Sauyunan Jaga Lembur.
Dalam acara itu, Polresta Cirebon melibatkan pengemudi ojek pangkalan, ojek online, serta nelayan kamtibmas di Mapolresta Cirebon, Jumat (30/1/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Cirebon mendorong terbangunnya sinergi antara Polri dan elemen masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi dan bersentuhan langsung dengan aktivitas warga sehari-hari.
Baca Juga:Banyak Penumpang Angkot di Kota Cirebon Bayar Tak Sesuai TarifMCU dan Disiplin Semi Militer Gugurkan Peserta Diklat Petugas Haji 2026
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama melalui Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto menyatakan, pengemudi ojek dan nelayan kamtibmas memiliki posisi strategis dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
“Ojek pangkalan, ojek online, dan nelayan bukan hanya bekerja untuk mencari nafkah, tetapi juga berperan penting dalam menjaga lingkungan. Mereka berada di lapangan setiap hari dan mengetahui langsung dinamika yang terjadi di masyarakat,” ujarnya.
Menurut AKBP Eko Munarianto, keterbatasan jumlah personel Polri membuat partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam upaya pencegahan dan deteksi dini gangguan kamtibmas.
Dengan sebaran yang luas, komunitas ojek dan nelayan dinilai mampu menjadi penghubung informasi antara masyarakat dan kepolisian.
Ia mengungkapkan, tidak sedikit peristiwa di lapangan yang pertama kali diketahui oleh pengemudi ojek maupun nelayan, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga tindak kriminal.
“Informasi awal dari masyarakat sangat menentukan kecepatan penanganan. Ketika laporan disampaikan lebih cepat, potensi gangguan kamtibmas dapat segera diantisipasi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta mengajak seluruh peserta untuk tidak ragu berkoordinasi dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian, baik melalui layanan darurat 110 maupun dengan mendatangi kantor polisi terdekat.
Baca Juga:HUT Ke-17, HDC Klinik Siapkan Beragam LombaGandeng Kelompok Tani, Polresta Cirebon Optimalkan Lahan lewat Tanam Jagung
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran komunitas ojek dan nelayan sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas, menjaga solidaritas antar kelompok, serta tidak mudah terpengaruh isu-isu provokatif dan hoaks yang dapat memecah persatuan.
“Keamanan tidak bisa dibangun sendiri oleh Polri. Dengan semangat sauyunan, saling peduli, dan saling menjaga, kita bisa menciptakan Kabupaten Cirebon yang aman dan kondusif,” tegasnya. (awr)
