“Enak banget, apalagi om omnya menggunakan baju adat,” ujar Stephen dengan senyum lebar.
Menariknya, Stephen mengaku sering kali sengaja tidak sarapan dari rumah demi menantikan menu Makan Bergizi Gratis di sekolah.
Baginya, program ini tidak hanya mengenyangkan tetapi juga memberikan semangat tambahan untuk belajar. “Enggak sarapan (dari rumah), nunggu makan ini saja,” ungkapnya.
Baca Juga:WFH No, Naik Sepeda OkeArus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, Tol Cipali Masih One Way
Meski menyukai hampir semua menu yang disajikan, Stephen mengungkapkan bahwa ia biasanya menyisakan sedikit sayuran, namun tetap menghabiskan nasi dan lauk utama lainnya.
Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten guna memastikan kecukupan gizi para siswa, sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan lebih berprestasi di sekolah.
Pihak sekolah pun menyambut baik inisiatif ini karena membantu meringankan beban orang tua sekaligus mengedukasi anak-anak tentang pentingnya pola makan sehat.
Kepala Sekolah SDN Kebon Baru, Yudi Priatna, menyampaikan bahwa kehadiran program MBG sangat membantu para siswa, terutama mereka yang belum sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
“Kami sangat positif mendukung kegiatan ini. MBG cukup membantu karena hampir semua siswa terkadang di pagi hari belum makan. Dengan adanya MBG, kegiatan belajar mengajar siswa menjadi lebih bersemangat,” ujar Yudi
Yudi juga mengaku senang pada pengiriman MBG ini ada Sentuhan budaya dalam penyajian, Ada pemandangan menarik dalam operasional MBG kali ini.
Para petugas yang membagikan makanan tampak mengenakan pakaian adat khas Cirebon. Yudi menjelaskan bahwa hal ini merupakan upaya untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya lokal kepada para siswa.
