RADARCIREBON.ID – Permasalahan sampah di Kota Cirebon masih menjadi pekerjaan rumah. Salah satunya terlihat di Sungai Sukalila yang rencananya akan dijadikan ikon kota, namun justru dipenuhi tumpukan sampah.
Pemerintah Kota Cirebon telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi penumpukan sampah, baik di sungai maupun muara. Mulai dari pemasangan trash barrier untuk menahan sampah agar tidak mengalir ke laut hingga pembersihan rutin setiap pekan.
Namun, pada pekan ini volume sampah di Sungai Sukalila meningkat cukup signifikan. Tumpukan sampah, termasuk styrofoam, terlihat menumpuk di sekitar trash barrier. Kondisi tersebut mendorong Walikota Cirebon, Effendi Edo, turun langsung meninjau sekaligus memimpin pembersihan, Senin (13/4/2026).
Baca Juga:Kenaikan Biaya Produksi Tekan Omzet Bisnis KonveksiSTMIK IKMI Cirebon Latih 630 Guru, Kuasai Artificial Intelligence untuk Pembelajaran dan Konseling
“Sebetulnya pembersihan rutin dilakukan setiap minggu. Kami dari pemerintah kota sudah memiliki pola pembersihan seperti yang dilakukan hari ini (kemarin, red),” ujarnya.
Meski demikian, dalam sepekan terakhir volume sampah meningkat. Hingga saat ini, Pemkot Cirebon telah mengangkut sekitar 10 truk sampah yang kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur.
“Minggu ini volumenya cukup banyak. Saat ini sudah sekitar 10 truk sampah yang diangkut,” katanya.
Melihat kondisi tersebut, Edo mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran Sungai Sukalila.
“Kita jaga kebersihan lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan, apalagi ke Sungai Sukalila. Ke depan, kawasan ini akan menjadi ikon baru Kota Cirebon dan tempat berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.
Selain pembersihan, Pemkot Cirebon juga berencana melakukan langkah pencegahan dengan memasang jaring sampah di wilayah KS Tubun dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Upaya pembersihan juga akan terus dilakukan secara berkala, dengan harapan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Baca Juga:Pembangunan KDKMP Terkendala Lahan, Baru Terealisasi di Tiga KelurahanSkema KPBU PJU Capai Rp105 Miliar
“Kami akan memasang jaring di KS Tubun dan terus melakukan pembersihan. Harapannya masyarakat semakin sadar dan tidak lagi membuang sampah ke sungai,” tegasnya.
Sebagai langkah penegakan aturan, Pemkot Cirebon juga akan memasang spanduk dan papan peringatan berisi ketentuan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah beserta sanksinya.
