RADARCIREBON.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon mengintensifkan perekaman KTP elektronik bagi pemula dengan metode jemput bola ke sekolah tingkat SMA/SMK sederajat.
Program ini bertujuan meningkatkan cakupan kepemilikan KTP bagi warga yang telah berusia 17 tahun. Kegiatan perekaman dilaksanakan di SMK Negeri 2 Kota Cirebon.
Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Andi Armawan, mengatakan layanan ini memberikan kemudahan bagi siswa kelas X, XI, dan XII yang telah memenuhi syarat usia.
Baca Juga:AS – Iran Batal Damai, 5 Hal Ini Jadi Pengganjal, Salah Satunya soal Selat HormuzPerundingan Damai Berakhir Buntu, AS – Iran Siap Lanjutkan Perang
Proses perekaman meliputi pengambilan foto, sidik jari, dan pemindaian retina mata. KTP fisik ditargetkan dapat diserahkan pada pekan berikutnya.
“Total sasaran di SMK Negeri 2 sebanyak 273 siswa. Hari ini sekitar 75 siswa telah melakukan perekaman, dan sisanya akan dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan,” ujar Andi.
Ia menegaskan pentingnya KTP sebagai identitas resmi yang dibutuhkan untuk berbagai keperluan administrasi, seperti melanjutkan pendidikan, pengurusan BPJS, hingga akses bantuan sosial.
Namun, Andi juga mengimbau para siswa untuk menggunakan KTP secara bijak dan tidak menyalahgunakannya, termasuk menghindari praktik pinjaman online ilegal maupun judi daring.
Selain itu, masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP diminta segera memanfaatkan layanan Disdukcapil.
Menurutnya, kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan agar tidak mengalami kendala administrasi di kemudian hari.
Andi mencontohkan, pihaknya kerap melakukan layanan jemput bola kepada warga rentan, termasuk lansia sakit.
Baca Juga:IPhone 15 Mulai Rp10 Jutaan! Ini Update Harga iPhone 15 Series April 2026Desain Penataan Kawasan Gedung Sate, Bakal Terintegrasi dengan Lapangan Gasibu
Namun, dalam beberapa kasus perekaman tidak dapat dilakukan karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.
“Perekaman KTP sebaiknya dilakukan lebih awal sebelum kondisi darurat terjadi,” katanya.
Ia menegaskan Disdukcapil akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik melalui layanan di kantor maupun jemput bola ke masyarakat.
Sementara itu, salah satu siswi SMK Negeri 2 Kota Cirebon, Indri, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut.
“Senang karena tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil, jadi lebih mudah,” ujarnya.
