RADARCIREBON.ID- Jenazah Egi Ramadan (30), korban pembunuhan tragis di Bali, akhirnya tiba di kampung halamannya dan dimakamkan pada Rabu (15/4/2026). Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman di Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.
Ambulans yang membawa jenazah tiba sekitar pukul 12.30 WIB. Setibanya di lokasi, jenazah dibawa ke Musala Nurul Hidayah, Blok Blangbong, untuk disalatkan oleh warga dan keluarga.
Usai disalatkan, jenazah Egi langsung dimakamkan di TPU Ki Dama Lampa yang lokasinya tidak jauh dari musala. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dengan dihadiri warga sekitar.
Baca Juga:Vonis PIP SMAN 7 Cirebon, Orang Partai Lebih Berat, Mantan Kepsek Terjerat 1 Tahun PenjaraDubes Bulgaria Kunjungan ke Kantor Bupati Cirebon, Buka Peluang Ekspor Furtinur
Tangis keluarga pecah saat jenazah mulai diturunkan ke liang lahat. Sejumlah kerabat terlihat tak kuasa menahan kesedihan atas kepergian korban yang begitu tragis. Egi diketahui merupakan warga Desa Gombang, tepatnya di Blok Blangbong. Ia selama ini bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di Bali.
Ayah korban, Kartomi, mengaku tidak terima anaknya meninggal dengan cara yang begitu keji. Ia meminta para pelaku dihukum seberat-beratnya. “Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu. Saya minta pelaku dihukum seberat-beratnya,” ujarnya.
Kartomi menuturkan, Egi sudah sekitar dua tahun bekerja sebagai ABK di Bali. Sejak saat itu, keduanya belum sempat bertemu kembali. Meski demikian, komunikasi tetap terjalin melalui pesan WhatsApp dan ia kerap menanyakan kabar sang anak. “Orangnya baik, walaupun kadang nakal. Tapi sebenarnya dia baik,” ungkapnya dengan nada sedih.
Peristiwa tragis yang menimpa Egi ditangani Polresta Denpasar. Polisi pun sudah berhasil mengungkap kasus ini dengan menangkap lima pelaku dalam waktu kurang dari 10 jam sejak kejadian. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Jumat, 10 April 2026 sekitar pukul 04.30 WITA di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar.
Dalam rilis resmi, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo D. Simatupang SIK MH menjelaskan bahwa korban selain Egi Ramadan, juga satu ABK lainnya asal Semarang, Hisam Adnan (30). Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan sebagian tubuh mengalami luka bakar.
Dalam pengungkapan kasus ini, Kombes Leonardo mengatakan pihaknya mengamankan lima orang pelaku. Masing-masing berinisial SA, DH, NU, DR dan IS. Semuanya berasal dari Jawa Barat. Penangkapan dilakukan secara cepat di sejumlah lokasi berbeda di Denpasar.
