Cirebon United, Pusat Pembinaan Pemain Nasional Sepak Bola

cirebon united sepak bola
BELAJAR TEORI: Materi DNA Cirebon United diberikan setiap Jumat. Para siswa mengikuti pembelajaran teori dan diskusi bersama pelatih. FOTO: ADE GUSTINA - RADARCIREBON.ID
0 Komentar

“Para siswa tidak hanya dilatih kemampuan bermain, tetapi juga dibentuk sikap dan karakter agar siap menghadapi kehidupan di dalam maupun di luar lapangan,” jelasnya.

Prestasi mulai diraih seiring berjalannya program pembinaan. Cirebon United berhasil meraih juara pertama cabang sepak bola pada ajang Popkota Cirebon 2025, serta menjuarai kompetisi liga di Stadion Bima.

Saat ini, tim juga memimpin klasemen Liga TopSkor Wilayah III Cirebon. Konsistensi tersebut menjadi indikator keberhasilan sistem pembinaan yang diterapkan.

Baca Juga:Perputaran Uang MBG Rp600 Miliar per Hari di Kalangan Petani, Pembudidaya dan PeternakHarga BBM Subsidi Tidak Naik sampai Akhir Tahun, Bahlil Sebut Stok Dijaga di Atas Standar Minimum

Di tingkat nasional, Cirebon United turut menyumbang pemain untuk tim nasional. Salah satu alumninya, Matthew Baker, tercatat pernah membela Timnas Indonesia pada ajang Piala Dunia U-17.

Keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi para siswa untuk menembus level yang lebih tinggi. Ke depan, manajemen berencana memperluas sosialisasi kepada masyarakat serta meningkatkan fasilitas yang ada.

Program ini juga diharapkan mampu mengubah pandangan bahwa atlet tidak memerlukan pendidikan formal. Di Cirebon United, keseimbangan antara pendidikan akademik, keagamaan, dan olahraga menjadi prioritas utama.

“Harapannya, Cirebon United dapat menjadi kebanggaan masyarakat, khususnya di Kota Cirebon,” ujar Ayamin.

Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, Cirebon United diharapkan mampu mencetak generasi atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter.

0 Komentar