OJK Longgarkan Utang di SLIK, Kesempatan Punya Rumah Terbuka bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

ojk longgarkan slik
DITOLAK: Ketua Real Estat Indonesia (REI) Komisariat Cirebon, Gunadi banyak pengajuan pembiayaan rumah ditolak karena terhalang kredit di bawah Rp1 juta. Foto: Apridista Siti Ramdhani - radarcirebon.id
0 Komentar

Sementara itu, secara nasional, generasi Z dan milenial kini semakin mudah memiliki hunian berkat berbagai kemudahan yang diberikan pemerintah. Di kota-kota besar, pembangunan apartemen bersubsidi mulai berkembang dan berlokasi dekat fasilitas publik.

Di Cirebon, tren kepemilikan rumah juga mulai bergeser. Jika sebelumnya masyarakat berusia 30 hingga 45 tahun baru memiliki rumah, kini generasi muda berusia 30 hingga 35 tahun sudah mulai membeli hunian.

Hal ini didukung meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap investasi properti, serta berbagai program pemerintah seperti subsidi KPR FLPP, suku bunga rendah, dan pembebasan biaya tertentu.

Baca Juga:Perputaran Uang MBG Rp600 Miliar per Hari di Kalangan Petani, Pembudidaya dan PeternakHarga BBM Subsidi Tidak Naik sampai Akhir Tahun, Bahlil Sebut Stok Dijaga di Atas Standar Minimum

“Program pemerintah menjadi faktor penting yang mempermudah generasi muda memiliki rumah,” ucapnya.

Selain itu, desain rumah subsidi yang semakin beragam dan mengikuti tren juga turut mendorong minat generasi muda untuk membeli rumah.

Dengan berbagai kebijakan tersebut, diharapkan dapat menjadi stimulus untuk mempercepat realisasi program pembangunan tiga juta rumah.

0 Komentar