Proyek Sukalila – Kalibaru Jalan Terus, Hari Ini BBWSCC, Kodam III, dan Pemkot Kumpul di Kesbangpol

Proyek Sukalila-Kalibaru Jalan Terus
BAGIAN DARI PENATAAN: Sisa jembatan rel kereta api Kalibaru, Kota Cirebon, Minggu (19/4/2026). Pemotongan besi rel yang dibangun pada 1910 itu bagian dari penataan Sukalila-Kalibaru. Proyek ini dipastikan tetap jalan meski ada protes dari para budayawan. Foto: Seno Dwi Priyanto/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Kisruh laporan polisi terkait pembongkaran jembatan rel kereta api kuno di Kalibaru dipastikan tak berdampak pada proyek penataan Sukalila-Kalibaru. Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk – Cisanggarung (BBWSCC) membawa kabar kepastian bahwa proyek revitalisasi tetap lanjut.

Kepala BBWSCC Dwi Agus Kuncoro menyatakan bahwa tahap awal berupa normalisasi sungai sebenarnya sudah rampung dikerjakan. Fokus utama BBWSCC kini bergeser pada estetika dan fungsi sosial bantaran sungai.

“”Untuk normalisasi sungai Sukalila sudah selesai. Selanjutnya, besok Senin pagi (hari ini, red) akan diadakan sosialisasi terkait dengan dimulainya pekerjaan penataan sempadan Sungai Sukalila,” ungkap Dwi Agus Kuncoro kepada Radar Cirebon, Minggu (19/4/2026).

Baca Juga:Hari Ini, STIKes Indramayu Wisuda 122 Lulusan, Siap Berkarir di Indonesia hingga Luar NegeriKebijakan Baru, Relaksasi BOSP untuk Gaji PPPK Paruh Waktu

​Berdasarkan data yang dihimpun, pekerjaan penataan sempadan ini merupakan hasil kolaborasi antara BBWSCC dengan jajaran TNI dari Kodam III/Siliwangi. Hal ini diperkuat dengan surat undangan bernomor UM0102/B/Bbws6/5/2026/32 tertanggal 14 April 2026 yang ditandatangani oleh Hendra Kurniawan, Kepala Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA Cimanuk Cisanggarung.

​Dalam surat tersebut, BBWSCC mengundang jajaran pimpinan daerah, termasuk Panglima Kodam III/Siliwangi, Danrem 063/Sunan Gunung Jati, hingga Walikota Cirebon untuk hadir dalam sosialisasi pekerjaan di Gedung Aula Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cirebon, Jalan KS Tubun Nomor 57.

Tempat pertemuan ini tak jauh dari Sukalila. Agenda ini menjadi penanda bahwa pemerintah tetap ingin tancap gas mengubah wajah kumuh Sukalila menjadi kawasan yang lebih tertata dan manusiawi.

Pada kesempatan wawancara awal 2026, Dwi Agus Kuncoro mengatakan dalam normalisasi dan penataan Sukalila – Kalibaru pihaknya menggandeng TNI AD dari Kodam III/Siliwangi. Bahkan diikat dalam bentuk nota kesepahaman (MoU).

Dwi menegaskan, pihaknya menempatkan Sungai Sukalila hingga Kalibaru sebagai prioritas penanganan tahun ini. Setelah normalisasi rampung, penataan kawasan bantaran sungai tetap ditargetkan berlangsung pada 2026 ini.

BBWS menyiapkan konsep ruang publik yang berorientasi pada fungsi sosial dan rekreasi ringan. Jogging track, taman, serta tempat duduk akan dibangun di sepanjang bantaran. Jembatan penghubung juga direncanakan hadir di ruas Sukalila dan Kalibaru untuk memperkuat konektivitas kawasan.

0 Komentar