Semangat ini menjadi modal penting bagi sekolah untuk menyajikan penampilan terbaik dalam Pensi tahun ini. Latihan sore itu berakhir saat matahari mulai meredup di ufuk barat Kota Cirebon. Lapangan mulai sepi, namun semangat Fitria masih menyala. Baginya, baik di depan kamera ponsel maupun di depan barisan siswa, totalitas adalah harga mati.
Ia ingin menunjukkan bahwa harmoni bisa tercipta jika semua orang mau menekan ego dan bernyanyi bersama. “Mudah-mudahan lewat viralnya saya, kinerja guru-guru Indonesia lebih dilihat. Kita semua berkualitas,” pungkasnya. (*)
