RADARCIREBON.ID – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGIS) Cirebon berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Cirebon menggelar aksi bersih-bersih Kalibaru dalam rangka memperingati Paskah.
Kegiatan yang melibatkan ratusan peserta ini diawali dengan titik kumpul di Gereja Kristen Immanuel Saron, kawasan Kalibaru Utara. Peserta melakukan registrasi, dilanjutkan dengan sarapan bersama sebelum kegiatan dimulai.
Aksi kemudian dibuka dengan doa bersama, dilanjutkan pembagian titik pembersihan di sepanjang aliran Kali Kalibaru.
Baca Juga:Akibat Abaikan Aspek HukumKasus Kekerasan terhadap Perempuan di Kota Cirebon Meningkat di Tahun 2026, Penyebabnya Faktor Ekonomi
Sekitar 300 peserta dari 43 gereja se-Kota Cirebon tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka bergotong royong membersihkan sampah dan menata lingkungan di sekitar sungai.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai instansi pemerintah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Perhubungan, BPBD, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta pihak kelurahan Kejaksan, Panjunan, dan Pekalangan.
Ketua panitia, Anis Herlinawati, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan sungai yang kerap menjadi titik penumpukan sampah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan menjaga kebersihan lingkungan, terutama sungai,” ujarnya.
Walikota Cirebon, Effendi Edo, yang turut hadir, mengapresiasi inisiatif PGIS Cirebon dalam menjaga lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini menjadi contoh baik kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan Kota Cirebon yang bersih dan sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Cirebon dalam waktu dekat akan memasang jaring penahan sampah di sejumlah titik sungai, termasuk Kali Kalibaru dan Sungai Sukalila, untuk mencegah sampah terbawa hingga ke laut.
Baca Juga:Momentum Penguatan Tata Kelola dan Kesiapsiagaan SosialProtes Minimarket Baru, Lokasi Dekat Pasar Gunungsari, Pedagang Taksir Jumlah Tembus 200 Unit pada 2026
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan seluruh peserta.
Melalui aksi ini, PGIS berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas umat beragama dan pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kota Cirebon. (lulu/adv)
