MILAN – Akhirnya, Inter Milan resmi meraih Scudetto 2025/2026 setelah pada pekan ke-35 Serie A menang atas Parma dengan skor 2-0. Gelar ini menjadi yang ke-21 bagi Nerazzurri, sekaligus yang terbanyak di Serie A Italia.
Bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion Giuseppe Meazza, Inter Milan tampil tanpa beban berat setelah para rival dalam persaingan juara gagal meraih kemenangan pada laga yang dimainkan lebih awal. Napoli bermain imbang dengan Como, dan AC Milan takluk dari Sassuolo.
Namun, kebuntuan Nerazzurri baru pecah saat masa perpanjangan waktu babak pertama setelah Marcus Thuram mencetak gol ke gawang Zion Suzuki melalui sepakan kaki kanan keras.
Baca Juga:Satbinmas Polres Indramayu Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali SatkamlingDamkar Indramayu Bersama TNI Jalin Kerja Sama, Ada Apa?
Sama seperti di paruh pertama, anak asuh Cristian Chivu baru menjebol gawang Parma jelang menit akhir. Henrikh Mkhitaryan mencetak gol kedua Inter pada menit ke-80 sekaligus mempertegas kemenangan sang tuan rumah.
Dengan Liga Italia yang hanya menyisakan tiga laga terakhir, keunggulan 12 poin Inter Milan atas Napoli di peringkat kedua mustahil untuk disamakan.
Gelar musim ini menjadi yang ketiga bagi Inter dalam enam musim terakhir, setelah sebelumnya diraih pada 2020/2021 dan 2023/2024. Kesuksesan ini sekaligus membuat mereka menjauh dari kejaran AC Milan dalam koleksi gelar Serie A dengan keunggulan dua piala.
Pelatih Inter Cristian Chivu memberikan komentar berkelas usai membawa klubnya juara Serie A Italia 2025-2026. Dia menegaskan, kesuksesan meraih Scudetto ke-21 Nerazzurri ini, adalah milik para pemain yang tampil luar biasa sepanjang musim.
Chivu langsung mencuri perhatian setelah sukses besar di musim perdananya sebagai pelatih tim utama Inter. Dia datang bukan sebagai pilihan utama, tetapi mampu membungkam keraguan dengan hasil nyata di lapangan.
Dia mengaku tidak terlalu memikirkan pencapaian pribadi meski kembali masuk dalam sejarah klub. “Saya rasa saya sudah ada di sana sebelumnya,” ujarnya sambil tersenyum, dikutip dari Football Italia.
Chivu menegaskan fokus utamanya adalah tim, bukan dirinya sendiri. “Saya senang untuk para pemain, klub, dan para penggemar yang selalu mendukung kami sejak awal,” tuturnya.
