Tekan KLB! Dinkes Cirebon Genjot Imunisasi Campak untuk 12 Ribu Balita di 7 Kecamatan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj Eni Suhaeni SKM MKes
GERAK CEPAT: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj Eni Suhaeni SKM MKes (pangku balita) memimpin langsung program imunisasi campak bagi balita di Kabupaten Cirebon, kemarin. FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mengintensifkan penanganan kasus campak dengan melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi respons wabah.

Program ini digelar selama dua pekan dengan target sekitar 12 ribu balita di tujuh kecamatan.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni SKM MKes mengatakan, ORI campak menyasar balita usia 0 hingga 59 bulan, khususnya di wilayah yang telah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Baca Juga:Sultan Kacirebonan Doakan Putri Wawali Segera SembuhBanpol Kabupaten Cirebon 2026 Tembur Rp5,7 Miliar, Pencairan Menunggu LHP BPK

Empat kecamatan yang menjadi fokus utama yakni Mundu, Ciwaringin, Greged, dan Sumber.

“Vaksinasi ORI kami lakukan selama dua minggu untuk seluruh balita di wilayah KLB campak, usia 0 sampai 59 bulan,” ujar Eni.

Selain wilayah KLB, lanjutnya, Dinkes juga memperluas cakupan imunisasi ketiga kecamatan penyangga guna mencegah penyebaran lebih luas. Dengan demikian, total terdapat tujuh kecamatan yang menjadi sasaran program ini.

“Wilayah terdekat dari lokasi KLB juga kami intervensi agar penularan bisa ditekan,” tambahnya.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara masif melalui puskesmas dan pos pelayanan kesehatan dengan melibatkan tenaga medis setempat.

“Kami mengimbau orang tua agar aktif membawa anak mereka untuk mendapatkan imunisasi guna meningkatkan kekebalan kelompok sekaligus memutus rantai penularan campak,” pungkas Eni. (den)

0 Komentar