RADARCIREBON.ID – Wakil Walikota (Wawali) Cirebon, Siti Farida Rosmawati, memfasilitasi pedagang bunga Dukuh Semar yang terdampak penertiban Sungai Sukalila untuk memperoleh akses pembiayaan dari Kospin Jasa. Pertemuan berlangsung di Kantor Kospin Jasa Cirebon, Selasa (5/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, para pedagang bunga bertemu langsung dengan Pimpinan Cabang Kospin Jasa Cirebon, Bayu Iranto. Pertemuan itu juga melibatkan pengusaha H Handoyo yang turut mendampingi sekaligus menjadi penjamin bagi para pedagang.
Bayu Iranto mengapresiasi pertemuan tersebut karena memungkinkan pihaknya mengenal langsung calon nasabah sebelum proses akad pembiayaan dilakukan. “Pertemuan ini penting agar kami dapat berinteraksi langsung dengan pedagang sebelum pelaksanaan akad pembiayaan,” ujarnya.
Baca Juga:Sultan Kacirebonan Doakan Putri Wawali Segera SembuhBanpol Kabupaten Cirebon 2026 Tembur Rp5,7 Miliar, Pencairan Menunggu LHP BPK
Ia menilai langkah tersebut merupakan bentuk kolaborasi yang positif antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam membantu masyarakat terdampak relokasi, khususnya dalam memperoleh hunian dan tempat usaha yang layak.
H Handoyo menjelaskan, seluruh biaya pembangunan fasilitas telah ditalangi terlebih dahulu agar dapat segera dimanfaatkan oleh pedagang. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk memastikan fasilitas sudah siap digunakan saat proses akad pembiayaan dilakukan.
“Jangan sampai nasabah sudah menandatangani akad, tetapi tempat usaha belum siap. Kami ingin memastikan semuanya sudah siap huni dan dapat langsung digunakan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, mengapresiasi kerja sama antara Kospin Jasa dan H Handoyo dalam membantu pedagang bunga. Ia menilai kolaborasi tersebut dapat mendukung keberlangsungan usaha para pedagang.
“Pemerintah Kota Cirebon mengapresiasi kolaborasi ini karena dapat membantu pedagang agar tetap menjalankan usahanya dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembiayaan yang diberikan bukan berasal dari anggaran pemerintah. “Perlu kami sampaikan, bantuan ini bukan dari APBD, melainkan murni inisiatif dari Haji Handoyo,” katanya.
Siti Farida menambahkan, bantuan tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan fisik bangunan, tetapi juga pada keberlanjutan ekonomi keluarga pedagang. Dengan adanya tempat usaha yang memadai, diharapkan para pedagang tetap dapat mempertahankan mata pencaharian pascarelokasi.
Baca Juga:Pak Lurah Sukapura pun Turun Tangan Mencukur Rambut tanpa JijikKetua DPRD Dukung Revitalisasi Jalur Sepeda Siliwangi
“Harapannya, para pedagang tetap bisa menghidupi keluarganya tanpa kehilangan sumber penghasilan,” ujarnya. (abd)
