Tips Melihat Hujan Meteor Eta Lyrids, Puncaknya 8 Mei 2026!

cara melihat hujan meteor eta lyrids
Hujan Meteor Eta Lyrids. Foto: The Scribbling Geek_radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Fenomena astronomi kembali menghiasi langit malam pada Mei 2026 melalui kemunculan Hujan Meteor Eta Lyrids.

Fenomena ini aktif sejak 3 Mei – 14 Mei 2026, dengan puncak hujan meteor terjadi pada malam 8 Mei – 9 Mei 2026.

Bagi pecinta astronomi, fenomena ini menjadi momen menarik untuk menikmati keindahan langit malam tanpa perlu menggunakan alat khusus.

Baca Juga:10 Tanaman Hias Estetik Indoor yang Cocok untuk Mempercantik RumahFenomena Langka 2026, Ada Dua Bulan Purnama di Bulan Mei

Hujan Meteor Eta Lyrids berasal dari sisa debu komet (C/1983) H1 atau yang dikenal sebagai komet IRAS-Araki-Alcock.

Saat Bumi melintasi jalur debu komet tersebut, partikel-partikel kecil akan masuk ke atmosfer dan terbakar, sehingga menghasilkan cahaya meteor yang dapat terlihat dari permukaan Bumi.

Waktu Terbaik Melihat Hujan Meteor Eta Lyrids

Puncak fenomena diperkirakan terjadi pada 8 Mei 2026 malam hingga menjelang subuh.

Waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor biasanya dimulai setelah tengah malam hingga dini hari ketika langit berada dalam kondisi lebih gelap.

Selain itu, cuaca cerah juga menjadi faktor penting agar meteor dapat terlihat lebih jelas.

Cara Melihat Hujan Meteor Eta Lyrids

Untuk menyaksikan fenomena ini, masyarakat tidak memerlukan teleskop ataupun alat astronomi lainnya.

Hujan meteor Eta Lyrids dapat dilihat langsung menggunakan mata telanjang.

Berikut beberapa tips agar pengamatan lebih maksimal:

1. Cari Lokasi Minim Polusi Cahaya

Pilih tempat yang jauh dari lampu kota seperti area pegunungan, pantai, lapangan terbuka, atau pedesaan. Langit yang gelap akan membuat cahaya meteor lebih mudah terlihat.

Baca Juga:Disnaker Kota Cirebon Gelar Pembinaan LPK Swasta, Dorong Peningkatan Mutu dan Daya SaingHarga Motor Listrik Roda 3 di Indonesia 2026, Mulai Rp6 Jutaan hingga Rp50 Juta

2. Arahkan Pandangan ke Langit Timur Laut

Titik radian Eta Lyrids berada di sekitar rasi bintang Lyra, tepatnya dekat bintang Eta Lyrae. Namun, meteor bisa saja muncul di berbagai arah langit.

3. Hindari Cahaya Ponsel

Cahaya dari layar ponsel dapat mengurangi kemampuan mata menyesuaikan diri dengan gelap. Sebaiknya kurangi penggunaan gadget selama pengamatan.

4. Gunakan Alas atau Kursi Santai

Membawa tikar atau kursi santai bisa membuat pengalaman melihat hujan meteor menjadi lebih nyaman.

5. Bersabar Saat Mengamati

Meteor tidak muncul terus-menerus dalam waktu singkat, dibutuhkan kesabaran untuk menunggu kilatan meteor melintas di langit malam.

Fenomena hujan meteor Eta Lyrids menjadi salah satu peristiwa astronomi menarik pada Mei 2026 yang sayang untuk dilewatkan.

0 Komentar