RADARCIREBON.ID – Program MagangHub yang digagas oleh Kementerian Ketenagakerjaan terus menunjukkan perkembangan di Kota Cirebon.
Hingga saat ini, program tersebut telah berjalan selama 3 batch dengan fokus utama pada lulusan perguruan tinggi atau fresh graduate.
Program ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan keterampilan kerja sekaligus membuka peluang pengalaman industri bagi para pencari kerja muda.
Baca Juga:Disdik Optimis Daycare di Kota Cirebon Terpantau dan TerakreditasiProgram PIK-R Didorong Aktif di Sekolah Guna Perkuat Kesehatan Mental Remaja
Ketua Tim Pelatihan Kerja dan Aktivitas Tenaga Kerja, Septiani Khaerunnisa, menjelaskan bahwa pelaksanaan MagangHub di Kota Cirebon berjalan cukup konsisten sejak tahun sebelumnya.
Batch pertama telah selesai dengan durasi 6 bulan, sementara batch kedua dan ketiga masih berlangsung. Rencana untuk membuka batch keempat juga telah disiapkan, meskipun belum ada jadwal resmi dari pusat.
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan perusahaan sebagai penyedia tempat magang. Hingga batch ketiga, tercatat sebanyak 32 perusahaan di Kota Cirebon telah berpartisipasi.
Kuota peserta sendiri tidak ditentukan secara tetap, melainkan bergantung pada jumlah perusahaan yang bersedia membuka kesempatan magang.
Menariknya, hasil evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya menunjukkan adanya harapan untuk memperluas sasaran peserta.
“Harapannya ke depan tidak hanya untuk lulusan perguruan tinggi, tapi juga bisa membuka kesempatan bagi lulusan SMA dan SMK agar mereka juga memiliki akses pengalaman kerja,” ujar Septiani.
Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Fatwa Alfatiyah, menyampaikan bahwa pihak Disnaker Kota Cirebon saat ini masih menunggu arahan resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan terkait pelaksanaan batch keempat.
Baca Juga:DP3APPKB Kota Cirebon Gelar Rakor Pencegahan Kekerasan terhadap PerempuanPedagang Kian Menyusut, Aktivitas Pasar Gunung Sari Cirebon Semakin Sepi
Hal ini dikarenakan program MagangHub dikelola secara terpusat oleh pemerintah pusat, sehingga daerah hanya berperan sebagai fasilitator informasi.
Disnaker Kota Cirebon memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi program kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang mungkin tidak aktif mengakses media digital.
Melalui peran ini, diharapkan informasi mengenai peluang magang dapat menjangkau lebih luas dan merata.
Durasi program magang sendiri diperkirakan tetap berlangsung selama maksimal 6 bulan, mengikuti pola dari batch sebelumnya.
Selain memberikan pengalaman kerja, program ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung di dunia industri yang dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja muda.
