Ketua Viking Tobias Ginanjar Sampaikan Klarifikasi Terkait Insiden Pemain Persib di Bandara Balikpapan

Persib Bandung
NYARIS RICUH BESAR: Para pemain Persib Bandung tersulut emosi saat ada oknum suporter melakukan nyanyian tak pantas di Bandara Sepinggan, Balikpapan, Senin (11/5/2026). Foto: PERSIB.CO.ID
0 Komentar

BANDUNG – Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta dengan skor 2-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), masih menjadi perhatian publik sepak bola Tanah Air. Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada jalannya pertandingan, tetapi juga pada insiden keributan yang terjadi di Bandara Sepinggan, Balikpapan, Senin (11/5/2026).

Peristiwa tersebut ramai dibahas di media sosial setelah muncul video yang memperlihatkan suasana memanas antara beberapa pemain Persib Bandung dan sejumlah orang yang diduga merupakan pendukung Persija Jakarta.

Menanggapi kejadian itu, Ketua Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar, menyampaikan apresiasi kepada Viking Borneo yang dinilai turut membantu menjaga situasi tetap kondusif.

Baca Juga:Guru Swasta di Indramayu Mengadu ke DPRD, Minta Perhatian Pemerintah soal KesejahteraanTerkait Perubahan Susunan Perangkat Daerah, DPRD Indramayu Bentuk Pansus

Melalui akun Instagram pribadinya @tobiasginanjar, Tobias mengucapkan terima kasih kepada Viking Borneo yang terus mendampingi dan mengawal tim selama berada di Kalimantan. “Hatur nuhun Viking Borneo yang sudah terus mengawal tim kebanggaan. Tetap semangat dan selalu jaga kondusivitas di sana, bangga memiliki kalian,” tulis Tobias.

Selain itu, Tobias juga membagikan pernyataan resmi terkait insiden di Bandara Sepinggan. Dalam klarifikasi tersebut dijelaskan bahwa Viking Borneo berada di bandara untuk mengawal official dan skuad Persib dari hotel hingga keberangkatan pesawat.

Dalam pernyataan itu, disebutkan, suasana mulai memanas ketika beberapa orang yang disebut sebagai The Jakmania melontarkan nyanyian, ucapan, dan gestur yang dianggap provokatif kepada para pemain Persib yang sedang menunggu jadwal boarding di area restoran bandara. Situasi tersebut kemudian memicu kericuhan singkat antara beberapa pemain Persib dengan pihak yang diduga suporter Persija.

Viking Borneo mengaku langsung berupaya meredam keadaan dan melindungi para pemain agar situasi tidak semakin memanas. Mereka juga menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk mencari keributan, melainkan demi menjaga keamanan tim kebanggaan mereka.

Dalam pernyataan yang sama, Viking Borneo turut memberikan apresiasi kepada petugas keamanan bandara yang dinilai bergerak cepat dalam menangani situasi. Berkat penanganan cepat tersebut, kondisi berhasil dikendalikan dan kericuhan tidak berlangsung lama.

Viking Borneo juga mengajak seluruh suporter sepak bola Indonesia agar menjaga rivalitas tetap sehat dan hanya terjadi di dalam lapangan, bukan di luar pertandingan.

0 Komentar