Warga Talun Cirebon Keluhkan Jalan Rusak Menuju Kawasan Makam Mbah Kuwu Sangkan

jalan rusak
RUSAK: Akses jalan menuju wisata religi Mbah Kuwu Sangkan dibiarkan rusak bertahun-tahun. Tampak pengendara sepeda motor harus berhati-hati menghindari lubang, kemarin. FOTO: SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Akses jalan menuju kawasan wisata religi makam kramat Pangeran Cakrabuana atau Mbah Kuwu Sangkan Talun rusak.

Kondisi jalan penghubung Desa Cirebon Girang-Desa Wanasaba Kidul itu pun dikeluhkan warga.

Mirisnya, bertahun-tahun akses jalan tersebut tak mendapat penangan serius. Pantauan di lapangan, kondisi jalan dipenuhi kubangan lumpur, lubang menganga, serta hamparan batu yang membahayakan pengendara.

Baca Juga:Secangkir Kopi dari Lereng Ciremai Hadir di World of Coffee Bangkok 2026Developer Bandel Belum Serahkan PSU, DPRD Cirebon Dorong Revisi Perda

Situasi semakin rawan lantaran di sepanjang sisi jalan terdapat aliran sungai dan area persawahan, sehingga pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

Kerusakan jalan tersebut juga memicu kekecewaan warga. Bahkan, muncul spanduk bernada sindiran dan protes terhadap pemerintah dipasang di sekitar lokasi sebagai bentuk luapan kekesalan masyarakat yang merasa keluhannya tak kunjung direspons.

“Pengen sampe kapan dalane mengkenen bae (ingin sampai kapan kondisi jalannya terus seperti ini)”.

Salah satu pengendara motor, Jamaludin mengaku, kondisi jalan itu sudah lama dikeluhkan warga. Namun, hingga kini belum terlihat adanya langkah nyata perbaikan.

“Jalan ini statusnya jalan kabupaten dan masuk wilayah Desa Wanasaba Kidul,” katanya.

Padahal, akses ini sangat penting. Apalagi, saat banyak peziarah datang ke Keramat Talun. Tapi sampai sekarang belum ada penanganan.

Menurutnya, spanduk protes yang muncul di pinggir jalan diduga dipasang warga yang sudah terlalu lama menunggu perhatian pemerintah. “Mungkin warga sudah kesal karena kerusakannya bertahun-tahun dibiarkan,” katanya.

Baca Juga:Retribusi Anjlok, Komisi II DPRD Cirebon Segera Sidak Pasar PalimananHasil Konsultasi soal SE Menteri 7/2026, Disdik Cirebon Pastikan Guru Honorer Tetap Ngajar

Selain menjadi akses menuju destinasi wisata religi yang cukup ramai dikunjungi, jalan tersebut juga menjadi jalur utama para petani untuk mengangkut hasil panen dari area persawahan di sekitar wilayah Talun.

Warga berharap, Pemerintah Kabupaten Cirebon segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan jalan menimbulkan korban kecelakaan.

Mereka juga menilai perhatian pemerintah desa maupun pihak kecamatan terhadap kondisi tersebut masih minim. “Jangan menunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” tegasnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Cirebon Girang, M Uto Hapid membenarkan akses jalan menuju wisata religi makam kramat Pangeran Cakrabuana atau Mbah Kuwu Sangkan itu rusak.

Jalan tersebut merupakan jalan poros milik kabupaten yang menghubungkan Desa Cirebon Girang dan Desa Wanasaba Kidul. “Emang, jalan yang rusak itu merupakan kewenangan Pemkab Cirebon,” katanya singkat. (sam)

0 Komentar