Timnas Indonesia Tergabung di Grup Berat Piala Asia 2027, John Herdman Siapkan Dua Strategi Utama

John Herdman
SIAP TEMPUR: Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman langsung menyiapkan langkah strategis setelah Skuad Garuda dipastikan berada di grup berat pada ajang Piala Asia 2027. Foto: TIMNASGARUDA.COM
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, segera menyiapkan langkah strategis setelah Skuad Garuda dipastikan berada di grup berat pada ajang Piala Asia 2027. Ia pun membeberkan sejumlah agenda yang akan dijalankan dalam waktu dekat.

Berdasarkan hasil drawing yang dilakukan AFC di At-Turaif District, Timnas Indonesia menempati Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Grup tersebut dianggap sangat menantang karena dihuni tim-tim kuat Asia.

Secara peringkat FIFA, Timnas Indonesia memang menjadi tim dengan posisi terendah di grup tersebut. Skuad Garuda saat ini berada di ranking 122 dunia. Sementara Jepang menempati peringkat 18, Qatar di posisi 55, dan Thailand berada di urutan 93 dunia.

Baca Juga:Hasil Persija vs Persib di BRI Super League Indramayu Jadi Panggung Kopi

Menghadapi situasi itu, Herdman tidak ingin membuang waktu. Pelatih asal Inggris tersebut langsung menyusun program persiapan demi meningkatkan kesiapan tim menuju turnamen nanti.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah memantau dan mengevaluasi pemain yang berkompetisi di liga domestik. Proses itu akan dimulai melalui pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia pada akhir Mei mendatang sebagai persiapan menghadapi Piala AFF 2026.

“Langkah pertama adalah mengevaluasi pemain lokal. Kami ingin melihat para pemain yang tampil konsisten sepanjang musim, termasuk mereka yang mulai menunjukkan karakter dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim ke depan,” ujar Herdman, dikutip dari laman resmi Kita Garuda, Minggu (10/5/2026).

TC tersebut juga akan dimanfaatkan untuk menentukan pemain yang layak dibawa ke agenda FIFA Matchday Juni 2026. Pada periode itu, Herdman ingin mulai menyusun komposisi terbaik dengan menggabungkan pemain lokal dan diaspora.

“Langkah berikutnya pada bulan Juni adalah memantau para pemain diaspora yang bermain di Eropa, lalu mengombinasikannya dengan pemain lokal terbaik agar kami bisa memahami kekuatan grup ini dan menentukan skuad ideal untuk Piala Asia 2027,” lanjutnya.

Herdman menambahkan bahwa pembangunan Timnas Indonesia tidak hanya berfokus pada evaluasi pemain, tetapi juga pembentukan identitas permainan dan kekompakan tim. Menurutnya, chemistry antarpemain menjadi faktor penting untuk membawa Garuda bersaing di level Asia.

“Ada dua hal utama dalam proses ini, yaitu evaluasi kedalaman skuad dan performa tim. Setiap pemusatan latihan menjadi kesempatan untuk memperkuat taktik, identitas bermain, serta membangun hubungan yang solid di dalam maupun luar lapangan. Kami harus menciptakan rasa kebersamaan agar Indonesia bisa naik ke level yang lebih tinggi di Asia,” tutup Herdman.

0 Komentar