Latar Belakang Kandidat?, Pansel Umumkan Calon Dewan Pengawas dan Direksi BUMD Kota Cirebon

Infografis Calon Dewan Pengawas dan Direksi BUMD Kota Cirebon
Infografis Calon Dewan Pengawas dan Direksi BUMD Kota Cirebon. EEP/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan hasil uji kelayakan dan kepatutan (UKK) seleksi calon anggota dewan pengawas dan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cirebon tahun 2026.

Pengumuman tersebut ditandatangani Ketua Pansel, Sumanto, melalui surat Nomor 14/Pansel.BUMD/2026 tertanggal 18 Mei 2026 tentang hasil penilaian UKK seleksi calon anggota dewan pengawas dan direksi BUMD Kota Cirebon.

Mengacu pada Berita Acara Panitia Seleksi Nomor 13/Pansel.BUMD/2026 tertanggal 13 Mei 2026, peserta yang mengikuti UKK berjumlah 40 orang, terdiri dari 21 calon dewan pengawas dan 19 calon direksi.

Baca Juga:Fatayat NU Punya Tanggung Jawab Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan100 Juta Warga Jalani CKG, Akses Kesehatan Berkualitas Kian Meluas

Berdasarkan hasil penilaian, peserta yang berhak mengikuti wawancara akhir oleh Kuasa Pemilik Modal (KPM) untuk posisi calon direksi Perumda Air Minum Tirta Giri Nata yakni Agung Astija, Andri Satria, Dwike Riantara, Nedi Trisnadi, dan Sri Kuryaningsih.

Sementara calon dewan pengawas Perumda Pasar Berintan terdiri atas Endang Sobirin, Ina Nasiroh, Muhammad Fadhil Arif, Rina Rusinur, dan Yudi Aris Setiawan (APPSI). Adapun calon direksi Perumda Pasar Berintan yakni Gunawan (Partai Kebangkitan Bangsa/PKB), Iyan Rahadian Sunardi, Muhammad Idrus, dan Oji Purnomosidi.

Untuk Perumda Farmasi Ciremai, hanya terdapat satu calon dewan pengawas, yakni Agus Sukmanjaya (mantan Kadisbudpar), serta satu calon direksi, Muhaimin.

Sementara itu, calon dewan pengawas PD Pembangunan Kota Cirebon terdiri atas Arif Rachman Hakim, M Nurdin, Tuty Syarifah Syahputri, Wenny Kartika, dan Whisnu Sentosa (konsultan politik/HMI). Sedangkan calon direksi yakni Akhmad Junaeri, Taufik Hidayat, dan Rusdianto (mantan Ketua HMI).

Seluruh peserta yang lolos UKK selanjutnya akan mengikuti wawancara akhir bersama Walikota Cirebon selaku KPM pada Senin, 25 Mei 2026, di ruang kerja Walikota Cirebon, Balaikota lantai 4.

Dari daftar peserta yang lolos, terdapat sejumlah nama yang memiliki latar belakang partai politik, aktivis dan mantan pejabat. Selain itu, salah satu Komisioner Komisi Informasi Kota Cirebon, Akhmad Junaeri, juga dinyatakan lolos sebagai calon direksi PD Pembangunan.

Ketua Komisi Informasi Kota Cirebon, Agung Sedijono, membenarkan Akhmad Junaeri mengikuti seleksi calon direksi PD Pembangunan.

Baca Juga:Penjualan Hewan Kurban di Cirebon Meningkat, Domba Garut dan Sapi Simental Jadi BuruanKemenkeu Dampingi Dirjen Bea Cukai

“Iya benar, Akhmad Junaeri, salah satu Komisioner KI Kota Cirebon, pernah menyampaikan secara lisan kepada saya bahwa dirinya akan mengikuti seleksi direksi PD Pembangunan,” ujarnya. (abd)

0 Komentar