RADARCIREBON.ID Kasus campak di Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir.
Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mengimbau masyarakat agar lebih disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni SKM MKes mengatakan, sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon sempat mengalami kejadian luar biasa (KLB) campak. Beberapa kecamatan yang terdampak di antaranya Kecamatan Sumber, Ciwaringin, Greged, dan Mundu.
Baca Juga:Akhir Penantian 22 Tahun, Arsenal Resmi Juara Liga Inggris 2025/2026Unai Emery League! Pelatih Asal Spanyol Ini Kian Kukuh Jadi Raja Liga Europa
Sebagai langkah penanganan, Dinkes Kabupaten Cirebon telah melaksanakan vaksinasi campak massal di tujuh kecamatan, termasuk wilayah terdampak dan daerah sekitarnya.
Sasaran vaksinasi ditujukan bagi anak usia 9 hingga 59 bulan dengan jumlah sekitar 15 ribu anak.
“Vaksinasi campak terakhir kami laksanakan pada 16 Mei 2026. Alhamdulillah capaian vaksinasi sudah mencapai 98 persen, sehingga target telah terpenuhi,” ujar Eni, Kamis (21/5).
Meski capaian vaksinasi tinggi, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan. Menurut Eni, campak merupakan penyakit akibat infeksi virus yang mudah menular, sehingga penerapan PHBS menjadi langkah penting dalam pencegahan.
Ia mengimbau masyarakat membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, serta memastikan anak memperoleh asupan gizi yang cukup.
Selain itu, orang tua juga diminta tidak menunda imunisasi campak bagi anak yang telah memasuki usia 9 bulan.
Menurutnya, vaksinasi merupakan perlindungan awal untuk mengurangi risiko penularan maupun dampak berat akibat campak.
Baca Juga:Prof Ipong Resmi Jadi Rektor Unwir, LLDIKTI dan Bupati Tekankan Tata Kelola Kampus dan SDM DosenRangka Depan Motor Patah, Damkar Indramayu Bantu Evakuasi
“Jangan menunda vaksinasi campak. Selagi anak dalam kondisi sehat, segera lakukan imunisasi,” katanya. (awr)
