Sekolah Pesisir Cirebon Dilirik Australia

SDN 3 Ambulu
DEKAT PANTAI: Kerap terdampak rob, SDN 3 Ambulu Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, terpilih menjadi model pendidikan berbasis perubahan iklim oleh Kedubes Australia. FOTO: IST
0 Komentar

RADARCIREBON.ID –SDN 3 Ambulu Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, terpilih menjadi model pendidikan berbasis perubahan iklim oleh Kedutaan Besar Australia. Sekolah yang berada di kawasan pesisir tersebut dinilai layak menjadi bagian dari program internasional karena berada di wilayah yang kerap terdampak banjir rob.

Pemilihan SDN 3 Ambulu dilakukan setelah sekolah tersebut lolos dalam proses seleksi tingkat nasional. Program ini memang memprioritaskan sekolah-sekolah yang berada di kawasan pantai karena dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan dampak perubahan iklim.

Kepala SDN 3 Ambulu, Syaotun Khasanah, mengaku bersyukur sekaligus bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya.

Baca Juga:Kebutuhan Hewan Kurban di Kota Cirebon 2.673 EkorPetani Cirebon Mengeluh, Sudah Tiga Kali Gagal Panen

“SDN 3 Ambulu yang sering mengalami banjir rob terpilih menjadi model pendidikan berbasis perubahan iklim oleh Kedubes Australia,” ujarnya.

Menurut Syaotun, kondisi geografis sekolah yang berada di kawasan pesisir membuat siswa dan masyarakat sekitar cukup dekat dengan persoalan lingkungan. Terutama banjir rob yang beberapa kali menggenangi lingkungan sekolah dan permukiman warga.

Karena itu, pendidikan mengenai perubahan iklim dinilai penting diberikan sejak dini kepada para siswa. Melalui program tersebut, materi terkait perubahan iklim nantinya akan dimasukkan dalam proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Kedubes Australia memang tengah memilih sekolah-sekolah yang berada di pinggir pantai. Dalam program tersebut nantinya akan ada materi pelajaran tentang perubahan iklim yang dimasukkan dalam proses pembelajaran,” katanya.

Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya menyasar lingkungan sekolah, tetapi juga mencakup wilayah Desa Ambulu secara umum. Kedubes Australia disebut turut melirik desa tersebut sebagai bagian dari penguatan program perubahan iklim di kawasan pesisir.

“SDN 3 Ambulu masuk seleksi tingkat nasional. Tidak hanya sekolah kami, tetapi Desa Ambulu secara umum juga dilirik dalam program perubahan iklim ini,” tambahnya.

Syaotun menilai, program tersebut menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran masyarakat pesisir terhadap ancaman perubahan iklim. Pasalnya, masyarakat di wilayah pantai merupakan kelompok yang paling rentan terdampak, mulai dari banjir rob, abrasi pantai, hingga cuaca ekstrem.

Baca Juga:Kasubdit PAI SMP Kemenag RI Dukung Transformasi Digital Guru PAI Usulkan Muktamar NU ke-35 Digelar di Kota Wali

Menurutnya, siswa perlu dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memahami perubahan alam di sekitar mereka agar lebih siap menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan.

0 Komentar