Menurut Ali, setelah pengumuman hasil seleksi pada 8 Juni, peserta yang belum diterima dapat memanfaatkan kesempatan untuk mengikuti tahapan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah. “Jangan sampai muncul anggapan bahwa kalau tidak lolos Sekolah Maung berarti tidak bisa masuk sekolah negeri. Masih ada tahapan lain yang bisa diikuti,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pendaftaran SPMB Jawa Barat Tahap 1 akan dibuka pada 15-19 Juni 2026. Tahap ini meliputi jalur prestasi akademik, prestasi nonakademik, dan mutasi. Sementara SPMB Tahap 2 dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni hingga 6 Juli 2026 untuk jalur domisili dan afirmasi.
Karena itu, Ali meminta peserta dan orang tua untuk terus memantau informasi resmi dari sekolah maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat agar tidak tertinggal tahapan yang masih terbuka. “Kami berharap masyarakat memahami alurnya dengan baik. Jika belum berhasil di Sekolah Maung, masih ada kesempatan melalui jalur penerimaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (awr)
