Berakhirnya Masa Pendaftaran, SMAN 1 Palimanan Membagi Siswa Menjadi 12 Rombel

Sekolah Maung Dimulai
SEKOLAH MAUNG: SMAN 2 Cirebon, salah satu sekolah yang ditetapkan Pemprov Jawa Barat sebagai Sekolah Maung. Foto: Ade Gustiana/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Persaingan masuk program Sekolah Maung di Kabupaten Cirebon berlangsung ketat. Hingga berakhirnya masa pendaftaran, jumlah pendaftar di SMAN 1 Palimanan mencapai 688 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 384 kursi.

Wakasek Bidang Humas SMAN 1 Palimanan, Rohullah Ali MPd mengatakann sekolah menyediakan 12 rombongan belajar (rombel). Setiap rombel diisi maksimal 32 siswa sehingga total daya tampung hanya 384 peserta didik. “Jumlah pendaftar mencapai 688 orang, sedangkan kuota yang tersedia hanya 384 siswa. Artinya memang tidak semua pendaftar bisa diterima,” ujar Ali.

Ali mengungkapkan, daya tampung tahun ini memang lebih terbatas dibanding tahun ajaran sebelumnya. Jika pada tahun lalu satu rombel dapat menampung hingga 46 siswa, kini kapasitas dibatasi menjadi 32 siswa per rombel. Menurut Ali, pengurangan kapasitas tersebut merupakan dampak dari kebijakan penataan jumlah peserta didik dalam satu kelas yang mulai diterapkan melalui Program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) pada tahun lalu.

Baca Juga:Gus Yahya: KH Adib Rofiuddin Izza Mewakafkan Diri untuk Jam'iyyah dan JamaahKondisi Kesehatan KH Adib Menurun Jelang Idul Adha

“Tahun lalu satu rombel bisa sampai 46 siswa. Sekarang maksimal 32 siswa per rombel, sehingga daya tampungnya memang berkurang. Ini yang membuat persaingan masuk Sekolah Maung tahun ini menjadi lebih ketat,” katanya.

Dengan jumlah pendaftar mencapai 688 orang, sedikitnya 304 peserta dipastikan tidak memperoleh kursi di Sekolah Maung. Karena itu, Ali mengimbau calon peserta didik dan orang tua tidak panik apabila nantinya belum berhasil lolos seleksi. Menurutnya, saat ini tahapan seleksi masih berada pada proses verifikasi berkas.

Selasa (2/6/2026) menjadi hari terakhir pelaksanaan verifikasi data peserta. Setelah seluruh proses verifikasi selesai, sekolah akan melaksanakan rapat pleno bersama dewan guru pada 4 Juni 2026 untuk mengesahkan hasil pemeriksaan data. Hasil verifikasi tersebut kemudian akan disampaikan kepada Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah X Jawa Barat pada 5 Juni 2026.

Ali menjelaskan, hasil akhir seleksi Sekolah Maung dijadwalkan diumumkan secara daring pada 8 Juni 2026 pukul 10.00 WIB. Peserta yang dinyatakan diterima wajib melakukan daftar ulang pada 9 hingga 10 Juni 2026.

Meski demikian, peserta yang tidak lolos seleksi tidak perlu khawatir kehilangan kesempatan masuk sekolah negeri. Sebab, mereka masih dapat mengikuti tahapan penerimaan berikutnya melalui Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) maupun SPMB reguler Jawa Barat.

0 Komentar