Hingga Kamis siang (4/6/2026), sistem mengunci sekitar 500-an akun pendaftar yang menempatkan SMAN 4 Cirebon sebagai prioritas utama. Selisih angka ini memastikan sebagian pendaftar pilihan pertama akan tereliminasi secara otomatis oleh sistem pemeringkatan komputer.
Kondisi tersebut diperumit dengan masuknya data pilihan kedua dan ketiga dari sekolah lain yang jumlahnya mencapai seribu sekian akun. Namun, panitia lokal memprioritaskan pemilahan pada berkas pilihan utama guna mengamankan keterisian kuota 12 rombel yang ada.
Seluruh proses penyaringan kini berjalan secara real-time melalui peladen pusat. Pihak sekolah tidak memiliki otoritas mandiri untuk menambah kursi cadangan di tengah jalan. Kelulusan siswa murni ditentukan oleh algoritma sistem berdasarkan parameter objektif di setiap jalur pendaftaran. (*)
