Aneh! Wawali Baru Tahu, Baru Mengetahui Nama Dewas dan Direksi saat Pelantikan 

Wawali Cirebon Siti Farida Rosmawati
Wawali Cirebon Siti Farida Rosmawati
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pelantikan dewan pengawas (dewas) dan direksi badan usaha milik daerah (BUMD) Kota Cirebon diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja perusahaan daerah. Jajaran pengurus baru itu diharapkan mampu mengelola BUMD secara profesional sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun yang membuat aneh, Wawali Cirebon, Siti Farida Rosmawati, mengaku baru mengetahui nama-nama dewan pengawas dan direksi yang terpilih saat pengumuman hasil seleksi dan pelantikan. Meski demikian, ia berharap para pejabat yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan optimal.

“Saya baru mengetahui saat pelantikan. Semoga yang terpilih ini menjadi yang terbaik untuk Kota Cirebon,” ujar Farida kepada Radar Cirebon.

Baca Juga:Wilayah Argasunya Krisis Air Bersih dan KekeringanKerusakan GTC Makin Parah, Pemkot Didesak Segera Ambil Alih 

Farida menilai para dewan pengawas dan direksi yang dilantik merupakan figur-figur terbaik yang telah melalui proses seleksi. Karena itu, mereka diharapkan memiliki kompetensi untuk membawa BUMD menjadi lebih maju, profesional, transparan, dan akuntabel.

“Dengan pelantikan ini dan keputusan Kuasa Pemilik Modal (KPM), tentunya yang terpilih adalah orang-orang yang berkualitas. Harapannya BUMD dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Menurut Farida, BUMD memiliki peran berbeda dengan organisasi perangkat daerah (OPD). Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, BUMD juga dituntut menghasilkan keuntungan yang berdampak pada peningkatan PAD.

“BUMD berbeda dengan dinas. Selain memberikan pelayanan, juga harus memberikan kontribusi terhadap PAD. Harapan saya ke depan kontribusinya semakin meningkat dengan SDM yang baru ini,” tuturnya.

Ia juga berharap tata kelola BUMD berjalan lebih terbuka dan bebas dari praktik yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

“Semoga tidak ada ‘warung dalam warung’. Jadi semuanya bisa transparan demi menjadi lebih baik lagi,” ucapnya.

Terkait proses seleksi dewan pengawas dan direksi, Farida menegaskan dirinya tidak terlibat dalam seluruh tahapan rekrutmen. Menurutnya, proses tersebut dilaksanakan oleh pihak yang berwenang sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca Juga:Pelatihan Wirausaha bagi Ahli Waris Peserta BPJS KetenagakerjaanIndocement Tanam Pohon dan Serahkan Puluhan Monyet Ekor Panjang ke BBKSDA

“Untuk proses rekrutmen saya tidak mengikuti. Yang menangani adalah pihak yang berwenang. Saya baru mengetahui siapa yang terpilih setelah hasilnya diumumkan dan saat pelantikan,” katanya.

Farida berharap seluruh pejabat yang telah dilantik mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik sehingga memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Kota Cirebon. (cep)

0 Komentar