Bupati juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan agar abrasi tidak kembali mengancam infrastruktur, sekaligus merawat seluruh hasil pembangunan yang dibiayai dari uang rakyat.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam rekonstruksi, mulai dari pemerintah desa, Forkopimcam, DPRD, DPUTR, BPBD, pelaksana proyek hingga masyarakat.
Salah seorang warga, Teti (48), mengaku bersyukur akses utama kembali normal sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih lancar dan aman.
Baca Juga:Mahasiswa UNMA Terjun Langsung Pelajari Tata Kelola Administrasi DesaPerbaikan Jalan Rusak Majalengka Sebanyak 248 Titik Jalan Bertahap, Target 92,5 Persen Tuntas pada 2026
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, doa bersama menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, serta tradisi Ngobeng Ikan sebagai ungkapan syukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. (ags)
