Kemenhaj kembali mengingatkan jamaah untuk menjaga paspor dan dokumen perjalanan dengan baik, memastikan barang bawaan sesuai ketentuan maskapai dan otoritas penerbangan, serta tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin.
“Air zamzam akan dibagikan secara resmi kepada jamaah setibanya di debarkasi di Indonesia. Karena itu, jemaah tidak perlu membawa air zamzam di dalam koper. Kami berharap seluruh jamaah tetap mematuhi ketentuan ini demi kelancaran proses pemulangan,” jelas Maria.
Selain itu, jamaah juga diimbau menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan pulang, mengonsumsi cukup air, beristirahat dengan baik, dan mengikuti arahan petugas hingga tiba di daerah masing-masing. Maria juga mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kemabruran haji yang telah diraih dengan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.
Baca Juga:Setelah SMA, Kini Beralih ke SPMB Tingkat SMP, Server Masih Aman, Hari Pertama Berjalan MulusMahasiswa Minta BK Bersikap, Polemik Komentar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon
“Haji tidak berakhir saat jamaah meninggalkan Tanah Suci. Nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, persaudaraan, dan kepedulian sosial yang telah dipelajari selama berhaji hendaknya terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga seluruh jamaah kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat, selamat, dan meraih haji yang mabrur,” pungkasnya, di laman Kemenhaj. (rc)
