RADARCIREBON.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Majalengka (Unma) menggali potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Paningkiran, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah mengunjungi UMKM Kecap Sari Kedelai, usaha lokal yang telah bertahan lebih dari tiga dekade.
Ketua Kelompok KKN-T Unma, Ara Suliswanto, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mengenalkan potensi UMKM lokal sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai pengelolaan usaha yang mampu bertahan di tengah persaingan.
“Dalam kegiatan ini kami melakukan observasi secara langsung, berdiskusi dengan pemilik usaha, serta mempelajari sejarah berdirinya usaha, proses produksi, hingga strategi pemasaran yang diterapkan,” ujar Ara kepada Radar, Jumat (31/7/2026).
Baca Juga:Atasi Kekeringan, Pemkab Majalengka dan BBWIS Siapkan Pompa Tenaga Surya dan Sodetan PermanenKodim 0616/Indramayu Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih di Kecamatan Krangkeng
UMKM Kecap Sari Kedelai didirikan pada 1994 oleh Sahroni dan kini dikelola oleh putranya, Abdullah Faqih. Usaha keluarga tersebut tetap mempertahankan resep dan kualitas produk yang telah dikenal masyarakat.
Abdullah menjelaskan, usaha pembuatan kecap dipilih karena pada awal berdiri, sekitar era 1990-an, produk kecap masih tergolong langka sehingga memiliki peluang pasar yang cukup besar.
Dalam proses produksinya, Kecap Sari Kedelai menggunakan dua jenis pemanis, yakni gula merah dan gula pasir, untuk menghasilkan cita rasa khas. Saat ini, produknya telah dipasarkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Majalengka.
Abdullah mengapresiasi kunjungan mahasiswa KKN-T Unma. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu memperkenalkan produk UMKM lokal kepada masyarakat yang lebih luas, terutama melalui media sosial.
“Kami sangat senang dengan adanya kunjungan mahasiswa KKN karena dapat membantu memperkenalkan dan mempublikasikan UMKM lokal melalui media sosial,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan UMKM dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. “Dari masyarakat, untuk masyarakat,” katanya.
Abdullah juga mengungkapkan bahwa sejak berdiri hingga sekarang, UMKM Kecap Sari Kedelai belum pernah menerima bantuan dari pemerintah.
Baca Juga:Tujuh Bulan Rusak, Jembatan Cilengke Belum DiperbaikiPetani Ligung Krisis Air, Bupati Eman Gerak Cepat Minta BBWS Turun Tangan
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-T Unma berharap dapat menambah wawasan mengenai potensi ekonomi lokal sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan eksistensi UMKM di Desa Paningkiran. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat melalui promosi potensi desa agar semakin dikenal secara luas. (ono)
