RADARCIREBON.ID – Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah rumah di Perum Griya Asri Kejuden 2 Blok Winong, RT 02 RW 07, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jumat pagi (31/7/2026). Seorang pria berinisial D (57) dan anaknya berinisial BAS (6 bulan) meninggal dalam kejadian itu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Cirebon, rumah tersebut dihuni pasangan suami istri bersama anak-anak mereka. Saat kejadian, sang ibu diketahui sedang mengantarkan anaknya yang lain ke sekolah sehingga di dalam rumah hanya terdapat D Bersama bayinya.
Sekitar pukul 09.45 WIB, tetangga dibuat kaget setelah melihat kepulan asap hitam pekat dari rumah korban. Karena kedua pintu rumah dalam kondisi terkunci, warga berusaha masuk dengan mendobrak pintu sebelah timur sambil melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
Baca Juga:Babak Baru Pendidikan, Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon Siap Dibuka, Persiapan Hampir Seratus PersenSengketa Informasi Mengenai Dana BOS Diputus, Pemohon Di-blacklist
Saat proses pemadaman, warga menemukan bayi tergeletak di ruang tamu beralaskan karpet bayi dalam kondisi tidak bergerak. Tak lama kemudian, korban D ditemukan di area dapur dekat tangga dalam keadaan bersimbah darah. “Saya juga baru tahunya setelah ada yang memberitahu kalau di rumah tersebut ada kebakaran. Apinya tuh sudah sampai atap,” ujar Nining, tetangga korban.
Nining mengatakan kebakaran menghanguskan bagian kamar rumah. Saat warga masuk ke rumah, korban pria ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, sedangkan bayinya sudah dalam keadaan lemas sebelum dibawa ke puskesmas dan dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, Kabid Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana (PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon Eno Sudjana mengatakan bahwa petugas Damkar menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 09.50 WIB dan langsung mengerahkan dua unit armada dari Sektor Weru dan Sektor Palimanan.
Petugas pemadam kebakatan tiba di lokasi sekitar pukul 10.13 WIB dan segera melakukan pemadaman. Saat memasuki rumah melalui pintu depan yang sudah terbuka, petugas masih menemukan bara api di bagian kamar tidur dan dapur sehingga dilakukan pemadaman lanjutan serta pendinginan hingga selesai pada pukul 10.34 WIB.
“Saat petugas tiba, pintu depan rumah sudah terbuka dan sebagian perabotan telah dikeluarkan warga. Di dalam rumah masih terdapat bara api di kamar tidur dan dapur sehingga kami langsung melakukan pemadaman dan pendinginan,” ujar Eno.
