Pandangan tersebut, kata Kang Wawan, relevan dengan perkembangan AI saat ini. Teknologi secanggih apa pun tetap membutuhkan bimbingan manusia yang memiliki pengetahuan, kebijaksanaan, dan nilai-nilai moral agar penggunaannya tidak menyimpang dari tujuan yang baik.
“Secara substansial, bagaimanapun harus kita pegang. Ketika substansi sebagai kunci dari perkembangan itu, maka walaupun tertinggal tidak akan kalah,” ujarnya.
Kang Wawan berahrap, pelatihan AI yang digelar PCNU Kabupaten Cirebon tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata.
Baca Juga:Promo Hemat di Lionsport Billiard Peringati HAN 2026, Ajak Pelajar Lestarikan Seni Lukis Kaca Khas Cirebon
Para peserta didorong untuk menjadikan forum tersebut sebagai pintu masuk untuk meningkatkan kapasitas, menguasai teknologi, dan memanfaatkannya secara produktif di berbagai bidang.
“Jangan sampai hari ini pelatihan AI sampai di sini, tetapi ke depannya malah masih menjadi korban teknologi,” pungkasnya. (sam)
