Jepang vs Swedia Piala Dunia 2026,Pertaruhan Asia dan Eropa

Jepang vs Swedia
Jepang vs Swedia Piala Dunia 2026
0 Komentar

Pemain berusia 25 tahun itu sebelumnya juga absen ketika Jepang menang telak 4-0 atas Tunisia pada laga kedua di Monterrey, Meksiko. Saat itu, Jepang mampu tampil dominan meski kehilangan salah satu pemain kreatifnya.

Cedera dialami Kubo saat Jepang bermain imbang 2-2 melawan Belanda pada pertandingan pembuka Grup F, 14 Juni lalu. Ia terpaksa ditarik keluar pada menit ke-75 setelah menerima tekel keras dari bek Belanda Denzel Dumfries.

Usai pertandingan, Kubo meninggalkan Stadion Dallas menggunakan kursi roda. Pemeriksaan medis kemudian mengonfirmasi adanya cedera pada lutut kirinya.

Baca Juga:Skotlandia vs Brasil Piala Dunia 2026, Deja vu 30 Tahun LaluKini Fokus Layanan di Madinah, Pendorongan Jamaah Haji dari Makkah Berakhir

Sementara rekan-rekannya bertolak ke Texas untuk menghadapi Swedia, Kubo tetap berada di Nashville, Tennessee, yang menjadi markas sementara Jepang selama fase grup. Di kota tersebut ia akan melanjutkan proses rehabilitasi seperti yang dilakukan saat tim bermain di Meksiko.

Laga melawan Swedia menjadi penentuan nasib Samurai Biru di fase grup. Hasil positif akan memperbesar peluang pasukan Hajime Moriyasu melaju ke babak gugur meski harus kembali tampil tanpa salah satu pemain terbaiknya.

Absennya Kubo membuat beban kreativitas di lini serang kembali berada di pundak para pemain lain yang tampil impresif saat mengalahkan Tunisia. Kemenangan 4-0 pada laga sebelumnya menjadi modal penting bagi Jepang untuk menjaga kepercayaan diri menghadapi ujian terakhir di Grup F.

Hingga kini JFA belum memberikan perkiraan kapan Kubo bisa kembali bermain. Fokus utama tim medis adalah memastikan proses pemulihan berjalan optimal agar sang pemain dapat kembali memperkuat Jepang apabila Samurai Biru berhasil lolos ke fase berikutnya.

Gelandang Jepang Ao Tanaka mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Swedia. Seperti dilansir Kyodo, Rabu (24/6), Tanaka menyebut kedua penyerang Swedia itu sebagai salah satu duet terbaik di dunia. Ia memperkirakan keduanya akan memanfaatkan ruang kosong untuk melancarkan serangan balik berbahaya.

“Saya percaya mereka sangat berbahaya ketika melakukan serangan balik dan memiliki ruang. Kami harus memikirkan bagaimana cara mengatasinya,” ujar Tanaka di pusat latihan Jepang di dekat Nashville, Tennessee.

Pemain Leeds United itu menilai, pengalaman bermain secara reguler di kompetisi Inggris membantunya berkembang. Namun ia menegaskan satu pertandingan bagus belum cukup untuk membuatnya puas. “Bermain secara rutin di lingkungan yang kompetitif membantu saya di pertandingan dan juga perkembangan saya sejauh ini. Tapi itu baru satu laga dan saya harus tampil lebih baik lagi,” katanya.

0 Komentar