“Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan pelayanan MOW gratis ini. Awalnya sempat takut, tetapi setelah mendapat penjelasan dari petugas saya menjadi lebih tenang. Ini pilihan terbaik bagi saya dan suami untuk menjaga kesehatan sekaligus fokus membesarkan tiga anak kami,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Dadang (42), warga Kecamatan Kadipaten, yang mengikuti program MOP. Menurutnya, program KB bukan lagi hanya menjadi tanggung jawab perempuan.
“Sekarang KB bukan hanya urusan istri. Saya memilih MOP agar bisa berbagi tanggung jawab dengan istri yang selama ini menggunakan alat kontrasepsi. Prosesnya ternyata cepat dan tidak seseram yang saya bayangkan. Semoga semakin banyak suami yang tidak ragu mengikuti MOP,” katanya. (ono)
