RADARCIREBON.ID – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Majalengka (Unma) Desa Palasah, Kecamatan Kertajati, bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait solusi menghadapi kekeringan yang melanda lahan pertanian.
Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk pendampingan kepada petani sekaligus memberikan alternatif solusi atas keterbatasan sumber air selama musim kemarau.
Ketua Kelompok KKN-T Desa Palasah, Nabiel Bayu Satrya Ramadhan, mengatakan kekeringan menyebabkan ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian semakin terbatas. Salah satu kendala yang dihadapi petani yakni pompa air belum mampu menjangkau sumber air yang tersedia.
Baca Juga:Bendungan Cipancuh Kering, Petani Andalkan Pompa Air28 Siswa SMP dan SMA Juara Wirautama Resmi Jadi Pramuka Garuda
“Akibatnya, proses pengairan lahan menjadi kurang optimal,” kata Nabiel, Jumat (14/8/2026).
Dalam penyuluhan tersebut, BPP bersama mahasiswa KKN-T memberikan edukasi mengenai pengelolaan sumber daya air serta alternatif solusi yang dapat diterapkan petani.
Salah satu solusi yang dibahas yakni optimalisasi pompanisasi dengan menambah panjang pipa saluran air. Cara tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pompa sehingga air dari sumber yang tersedia dapat dialirkan ke lahan pertanian.
“Penambahan panjang pipa diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan jangkauan pompa dan meningkatkan efektivitas pengairan lahan,” ujarnya.
Selain teknis pengairan, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemanfaatan sumber daya air secara efektif dan efisien, terutama di tengah musim kemarau.
Nabiel mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, BPP, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Desa Palasah.
“Kami berharap masyarakat memperoleh pengetahuan sekaligus solusi praktis untuk menghadapi kekeringan. Dengan pendampingan dan optimalisasi pompanisasi, kebutuhan air pertanian diharapkan tetap terpenuhi sehingga produktivitas dapat dipertahankan,” pungkasnya. (ono)
