MAJALENGKA – Antusiasme masyarakat mengikuti pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Majalengka melampaui target yang ditetapkan panitia.
Bupati Majalengka Eman Suherman bersama Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Rendra Dwi Jayanto meninjau langsung pelaksanaan pelayanan KB di Klinik KIAS Kodim 0617/Majalengka, Kamis (2/7).
Kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka bersama sejumlah pihak, termasuk BKKBN Jawa Barat, untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan reproduksi yang aman, nyaman, dan berkualitas.
Baca Juga:Majalengka Bakal Miliki Kawasan Industri Baru, Namanya KIMS di SumberjayaDemo Dukung Program MBG, Massa di Majalengka Desak Pemerintah Benahi Tata Kelola
Bupati Majalengka Eman Suherman mengaku terkejut dengan tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, jumlah peserta yang mendaftar jauh melebihi perkiraan awal.
“Awalnya kami sempat pesimis partisipasi masyarakat untuk mengikuti MOW tidak banyak. Namun ternyata antusiasmenya luar biasa hingga kuota yang disediakan penuh. Yang menggembirakan, peserta MOP dari kalangan laki-laki juga cukup banyak,” ujarnya.
Eman menilai tingginya minat masyarakat menunjukkan perubahan paradigma terhadap program KB. Jika sebelumnya program KB identik dengan kebijakan pemerintah, kini masyarakat semakin sadar akan pentingnya perencanaan keluarga.
“Banyak warga yang sudah mendaftar jauh-jauh hari. Bahkan ada yang secara mandiri mengikuti pelayanan KB di fasilitas kesehatan. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat semakin baik,” katanya.
Menurut Eman, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam program KB turut berkontribusi terhadap pengendalian laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Majalengka yang saat ini berada di angka 0,77 persen atau di bawah 1 persen.
Ia berharap pelayanan KB yang optimal dapat terus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju visi Majalengka Langkung Sae.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Majalengka, Gun Gun Mochamad Dharmadi, mengatakan target awal peserta pelayanan MOW dan MOP sebanyak 250 orang. Namun, jumlah pendaftar mencapai sekitar 300 orang.
Baca Juga:Polres Majalengka Capai 89,88 Persen Target Tanam JagungLibur MBG Bikin Harga Kebutuhan Pokok Seperti Ayam dan Telur Ikut Turun
“Peserta MOW mencapai lebih dari 230 orang, sedangkan peserta MOP juga melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 26 orang,” katanya.
Salah seorang peserta MOW, Sumiati (36), warga Kecamatan Cigasong, mengaku terbantu dengan adanya pelayanan MOW gratis.
