Tiga Ponpes di Cirebon Sudah Disurvei, Besok Diumumkan, Lokasi Muktamar NU Ke-35

Tiga Ponpes di Cirebon Sudah Disurvei
TURUN SURVEI: Tim survei dari PBNU saat di Buntet Pesantren, Sabtu (4/7/2026). Survei juga dilakukan di Ponpes Babakan Ciwaringin dan Ponpes Kempek. Ini merupakan tahapan penting sebelum penetapan tuan rumah Muktamar NU ke-35. Foto: Deny Hamdani/Radar Cirebon
0 Komentar

Ia menambahkan, keberadaan tiga entitas pesantren tua di Cirebon, yakni Buntet, Kempek, dan Babakan, menjadi kekuatan tersendiri yang dinilai layak menopang seluruh rangkaian agenda muktamar, mulai dari pembukaan, sidang-sidang komisi, sidang pleno, hingga penutupan.

Meski demikian, Kang Aziz menegaskan, PCNU Kabupaten Cirebon tetap menghormati apa pun keputusan yang akan ditetapkan melalui rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziyah PBNU. “Secara prinsip kami mendukung sepenuhnya apa pun keputusan PBNU. Namun apabila Kabupaten Cirebon dipercaya menjadi tuan rumah, kami sangat siap seratus persen untuk menjalankan amanah tersebut dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan,” tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PBNU, H Amin Said Husni mengatakan PBNU telah menetapkan Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU. Pembentukan tim tersebut merupakan salah satu tindak lanjut hasil Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, pada 20-22 Juni 2026.

Baca Juga:Melihat Lagi Penataan Ikon Baru Kota Cirebon, Penataan Hilir Kalibaru Masih Menanti AnggaranPemerintah Percepat Digitalisasi Administrasi dan Pelayanan

“Ketua Tim Survei adalah Ketua SC, yaitu Kiai Ahmad Said Asrori, sedangkan Sekretaris Tim Survei adalah Sekretaris SC, Prof Dr Muhammad Nuh,” katanya di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Amin Said menjelaskan, tim survei ditetapkan berdasarkan keputusan rapat panitia gabungan yang terdiri atas Ketua SC, Sekretaris SC, Ketua OC, Sekretaris OC, serta panitia gabungan Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU yang berlangsung pada hari yang sama.

Selain menetapkan tim survei, forum juga memutuskan lima provinsi yang menjadi kandidat lokasi pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU sebagaimana direkomendasikan dalam Munas-Konbes. Tim survei akan meninjau sejumlah pondok pesantren. Yakni Ponpes Syekh Al-Falah di Padang, Sumatera Barat, Ponpes Al-Hamid dan Pondok Pesantren Daarurrahman di Jakarta, Ponpes Buntet, Babakan Ciwaringin, dan Kempek di Cirebon, Jawa Barat, serta Pondok Pesantren Lirboyo di Kediri, Jawa Timur.

Selain itu, Pondok Pesantren Tambakberas di Jombang juga akan disurvei sebagai calon lokasi pembukaan muktamar. Sementara itu, untuk wilayah NTB, tim akan meninjau Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu di Lombok.

Kiai Amin Said mengatakan, tim survei dijadwalkan mulai bekerja pada Sabtu dan Ahad (4-5/7/2026). Hasil survei tersebut akan dilaporkan dalam Rapat Harian Syuriyah-Tanfidziyah yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (7/7/2026). “Insya Allah, pada Rapat Harian Syuriyah-Tanfidziyah tanggal 7 Juli itu sudah bisa diputuskan mengenai lokasi Muktamar yang final,” ujarnya, dilansir dari NU Online.

0 Komentar