Deni menambahkan, pengembangan aplikasi tersebut masih terus dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan pelayanan di tingkat desa.
“Saya berharap, inovasi tersebut nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pegagan sekaligus menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis digital di tingkat desa,” pungkasnya. (awr)
