Jelang Tayang, Pemeran Harusnya Horror Sapa Penggemar di Cirebon

film Harusnya Horror
JUMPA FANS: Sejumlah pemeran film Harusnya Horror menyapa penggemar di lobi selatan CSB Mall Cirebon, Senin (17/8/2026), menjelang penayangan perdana pada 20 Agustus 2026. Foto: Apridista Siti Ramdhani/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Jelang penayangan serentak pada 20 Agustus 2026, sejumlah pemeran film Harusnya Horror menyapa penggemar di Cirebon.

Ratusan penggemar memadati lobi selatan CSB Mall Cirebon untuk bertemu dengan George Tierson (Jot), Yuka Theo, Niko Junius, dan Teguh Prakoso (Tepe). Kegiatan diawali penampilan DJ, kemudian dilanjutkan bincang-bincang, sesi tanya jawab, pembagian merchandise, foto bersama, dan tanda tangan.

Kehadiran para pemain tersebut merupakan bagian dari rangkaian promosi film produksi Ess Jay Pictures yang menjadi debut penyutradaraan Reza Arap Oktovian.

Baca Juga:Laki-Laki Ungguli Perempuan, Penduduk Kota Cirebon Capai 360.099 JiwaMusim Kemarau, Waspadai Kekeringan dan Kebakaran

Harusnya Horror mengusung genre komedi horor dengan cerita yang memadukan humor, absurditas, dan kisah persahabatan. Film ini juga mengangkat fenomena creator economy, termasuk kecenderungan mengejar konten viral demi mendapatkan keuntungan.

Film tersebut turut menjadi penghormatan bagi almarhumah Lula Lahfah yang terlibat dalam proses produksinya. Reza mengatakan kehadiran Lula menjadi kenangan penting bagi seluruh pemain dan kru.

“Film Harusnya Horror menjadi memori terindah kami,” ujar Reza.

Film ini menjadi debut layar lebar bagi para anggota AAAClan, yakni George Tierson (Jot), Yukatheo Glen Widjaja (Yuka), Garry Andriawan Ang (Garry), Teguh Prakoso (Tepe), Aldy Renaldy (Aloy), Ariyanto (Ibot), Niko Junius (Niko), dan Bravyson (Vicong).

Film tersebut juga dibintangi Reynavenzka, Ronny P. Tjandra, Heroe Soewarno, dan Malka Rafasya, serta menampilkan Yoshua Marcellos (Cellos) sebagai pemeran spesial.

Produser Harusnya Horror, Sridhar Jetty, mengatakan film tersebut berupaya menyampaikan kritik terhadap fenomena creator economy melalui pendekatan komedi horor.

“Meski bergenre komedi horor, film ini memiliki pesan yang relevan dengan situasi saat ini, ketika banyak hal dijadikan konten. Kami ingin menyampaikannya melalui refleksi dan satir dalam bentuk komedi,” ujarnya.

Baca Juga:Direktur SDM Pelindo Tinjau Pelabuhan Dorong KDKMP Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Pemkab Cirebon Siapkan Ratusan Armada

Sementara itu, George Tierson yang memerankan Kevin mengapresiasi pendekatan Reza dalam mengarahkan para pemain. Menurutnya, para aktor diberi ruang untuk mengeksplorasi karakter dengan dukungan acting coach dan proses pengembangan bersama.

“Reza memberikan kebebasan kreatif kepada kami untuk mengeksplorasi karakter sehingga bisa menampilkan sisi yang belum pernah terlihat sebelumnya,” kata George. (apr/opl)

0 Komentar