RADARCIREBON.ID – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon mencatat lonjakan signifikan permohonan Kartu AK-1 atau Kartu Kuning selama tiga bulan terakhir. Peningkatan tersebut dipicu musim kelulusan siswa SMA, SMK, hingga perguruan tinggi.
Petugas Penata Layanan Operasional Disnaker Kota Cirebon, Irman Adi Maulana, mengatakan jumlah pemohon Kartu AK-1 meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa.
“Pada April tercatat sekitar 190 pemohon, naik menjadi 380 pemohon pada Mei, dan Juni masih tinggi dengan 317 pemohon. Biasanya hanya sekitar 100 pemohon per bulan. Setiap musim kelulusan, permohonan Kartu AK-1 memang selalu meningkat,” ujarnya di Mal Pelayanan Publik.
Baca Juga:Kunjungi Ponpes BIMA Cirebon, Menag Apresiasi Model Pendidikan Berdaya Saing GlobalPemerintah Desa di Cirebon Kembangkan Digitaisasi Layanan Berbasis Website
Menurut Irman, mayoritas pemohon merupakan lulusan SMK yang mulai mencari pekerjaan. Sebagian besar mengincar lowongan kerja di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon, termasuk di PT Long Rich.
“Pemohon didominasi lulusan SMK. Sementara lulusan SMA banyak yang melanjutkan pendidikan. Untuk pencari kerja, salah satu perusahaan yang cukup diminati adalah PT Long Rich,” katanya.
Irman menjelaskan, pembuatan Kartu AK-1 kini dilakukan secara daring melalui aplikasi Cirebon Menggawé. Pemohon cukup membuat akun, mengisi data diri, dan mengunggah persyaratan berupa KTP, ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), serta pasfoto ukuran 3×4.
“Setelah data diverifikasi, Kartu AK-1 dapat dicetak secara mandiri. Kami juga melakukan pendataan terhadap pencari kerja yang sudah memperoleh pekerjaan sebagai bahan evaluasi dan pelaporan,” pungkasnya. (abd)
