Kunci Arah APBD 2027: Bupati Prioritaskan Pertanian, Green Tourism, dan Infrastruktur

Agus panther/radar kuningan 
FOKUS APBD: Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai menyusun arah kebijakan APBD 2027 dengan fokus pada tiga sektor strategis, yakni pertanian, pariwisata berkelanjutan, dan infrastruktur.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pemda Kuningan mulai memetakan arah kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027.

Di tengah tantangan fiskal yang masih membayangi daerah, Bupati Dr H Dian Rachmat Yanuar memastikan pembangunan akan difokuskan pada tiga sektor strategis, yakni pertanian, pengembangan pariwisata berkelanjutan (green tourism), serta peningkatan infrastruktur.

Menurut Dian, arah kebijakan tersebut bukan sekadar pilihan program, melainkan strategi pembangunan jangka panjang untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:PKS Kritik Target PAD Kuningan Gagal, Kemandirian Fiskal Kuningan RendahPegawai PPPK Tempuh Jalur Hukum

“Rancangan APBD 2027 akan tetap condong pada sektor pertanian, pariwisata, dan infrastruktur pendukung. Kuningan insyaallah akan semakin maju apabila kita tetap konsisten fokus pada sektor-sektor tersebut,” ujarnya.

Bupati menegaskan, sektor pertanian masih menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan nasional maupun daerah.

Ia mengungkapkan, sinergi yang dibangun selama satu tahun terakhir mulai menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya produktivitas pertanian.

“Urgensinya jelas pada ketahanan pangan. Saat ini Kuningan sudah mampu mencatat surplus sekitar 120 ribu ton. Ke depan kami memiliki cita-cita membangun Rumah Sayur atau Pasar Sayur khusus, karena potensi hortikultura Kuningan sangat besar dan perlu didukung dengan sistem pemasaran yang lebih baik,” katanya.

Selain memperkuat sektor agrikultur, Pemkab Kuningan juga akan terus mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, Dian mengingatkan agar pengembangan destinasi wisata, khususnya di kawasan lereng Gunung Ciremai, tetap berpijak pada prinsip pelestarian lingkungan.

Ia menegaskan konsep green tourism harus menjadi pedoman seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga pengembangan wisata tidak mengorbankan ekosistem yang selama ini menjadi daya tarik utama Kabupaten Kuningan.

“Jangan sampai pariwisata justru merusak alam. Saya sudah berkali-kali mengingatkan seluruh SKPD agar berhati-hati. Kekuatan utama Kuningan adalah bentang alamnya yang indah dan udaranya yang sejuk. Itu yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Baca Juga:40 Perusahaan Siap Ramaikan Job Fair Kuningan 2026Bau Menyengat Ganggu Warga dan Wisata Trusmi

Untuk menopang dua sektor unggulan tersebut, pemerintah daerah juga akan mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama peningkatan kualitas jalan. Meski mengakui kondisi keuangan daerah masih terbatas, Dian memastikan pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

0 Komentar