RADARCIREBON.ID – Perampok bersenjata api beraksi di sebuah minimarket di Desa Burujul Kulon, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Minggu (26/7/2026) malam. Dalam kejadian tersebut, dua karyawan mengalami luka tembak, sementara pelaku berhasil membawa kabur uang tunai lebih dari Rp7 juta.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.10 WIB, saat operasional minimarket telah berakhir, namun pintu rolling door belum tertutup sepenuhnya. Aksi kedua pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya beredar luas di media sosial.
Berdasarkan rekaman CCTV berdurasi kurang dari tiga menit, dua pria yang mengenakan helm, masker, dan jaket masuk secara tiba-tiba ke dalam minimarket. Keduanya diduga membawa senjata api jenis pistol.
Baca Juga:Anggota Komisi XII DPR RI Rokhmat Ardiyan Salurkan 242 Beasiswa PIP untuk Pelajar KuninganKekeringan, Petani di Indramayu Tidak Menyerah! Swadaya Bangun Saluran Air
Sesaat setelah masuk, salah seorang pelaku langsung menodongkan pistol ke arah karyawan di meja kasir. Untuk mengintimidasi korban, pelaku melepaskan satu tembakan ke udara.
Salah seorang karyawan minimarket, Ahmad Lutfi, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kedua pelaku langsung menguasai situasi begitu memasuki toko.
“Pelaku dua orang, semuanya memakai helm, masker, dan jaket. Masing-masing membawa pistol,” ujar Lutfi saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).
Lutfi menjelaskan, tembakan pertama tidak mengenai korban secara langsung. Namun serpihan peluru menyebabkan salah seorang karyawan mengalami luka. Setelah itu, pelaku memaksa para karyawan menunjukkan lokasi brankas penyimpanan uang.
Dalam kepanikan, seorang karyawan bernama Irawan berusaha keluar untuk meminta pertolongan warga. Namun aksinya diketahui pelaku yang kemudian melepaskan tembakan hingga mengenai punggung korban.
Akibat luka tembak tersebut, Irawan terjatuh dan gagal meminta bantuan.
Korban lainnya, Gilang, ditembak di bagian kaki saat berada di ruang brankas. Hingga kini proyektil peluru masih bersarang di kaki korban dan belum dapat dikeluarkan.
“Yang kondisinya paling parah atas nama Gilang. Dia ditembak di bagian kaki dan pelurunya masih ada di kakinya,” kata Lutfi.
Baca Juga:Kemenag Majalengka Dukung Perpres Pertahanan UMC Kirim 15 Mahasiswa Ikuti KKN MAS 2026, Bergabung dengan 1.300 Peserta PTMA se-Indonesia
Setelah melukai kedua korban, pelaku menguras isi brankas dan membawa kabur uang hasil penjualan serta setoran senilai lebih dari Rp7 juta. Pelaku tidak mengambil barang dagangan yang ada di minimarket.
“Kerugiannya sekitar Rp7 juta lebih. Yang dibawa hanya uang, barang-barang tidak ada yang diambil,” ujarnya.
