Atasi Kekeringan, Pemkab Majalengka dan BBWIS Siapkan Pompa Tenaga Surya dan Sodetan Permanen

Bupati Eman pantau kekeringan di Ligung
Bupati Eman Suherman meninjau lokasi rencana pembangunan sodetan di Desa Ampel, Kecamatan Ligung, sebagai upaya mengatasi kekeringan yang mengancam lahan pertanian di wilayah tersebut.
0 Komentar

Dalam proyek tersebut, BBWS akan menyusun perencanaan sekaligus membangun konstruksi sodetan. Sementara Pemkab Majalengka bertugas menyiapkan pembebasan lahan serta pengerukan saluran yang dibutuhkan.

“Kami sudah sepakat. BBWS akan membangun sodetan, sedangkan pemerintah daerah bersama camat, kuwu, dan masyarakat akan menyiapkan lahan agar saluran dapat dibangun,” katanya.

Pemkab menargetkan proses pembebasan lahan dapat dimulai tahun ini, menyesuaikan jadwal pelaksanaan pembangunan dari BBWS.

Baca Juga:Kodim 0616/Indramayu Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih di Kecamatan KrangkengTujuh Bulan Rusak, Jembatan Cilengke Belum Diperbaiki

Berdasarkan data sementara, sekitar 700 hektare lahan pertanian di Kecamatan Ligung terdampak kekeringan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 200 hektare mengalami kekeringan, sekitar 500 hektare telah mendapat suplai air, sementara sekitar 80 hektare di wilayah Ciwaringin masih bergantung pada curah hujan.

Dengan bantuan pompa tenaga surya, lahan yang telah terairi diharapkan tetap produktif selama musim kemarau. Adapun lahan yang masih mengalami kekeringan akan menjadi prioritas setelah pembangunan sodetan terealisasi.

Terkait pembiayaan pembangunan sodetan, Eman menjelaskan kewenangan berada di BBWS. Sementara Pemkab Majalengka siap mendukung dari sisi pembebasan lahan serta koordinasi lintas instansi agar proyek dapat segera dilaksanakan.

“Yang terpenting bagi kami ada kepastian pembangunan. Kami siap mendukung pembebasan lahan agar saluran bisa segera dibangun,” ujarnya.

Eman menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya memastikan ketersediaan air bagi petani karena sektor pertanian menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat.

“Kami memahami betul kondisi petani. Tanpa air mereka tidak bisa berbuat banyak. Karena itu persoalan ini menjadi prioritas pemerintah daerah,” pungkasnya. (bae)

0 Komentar