Lahan Dekat MAN 1 Kuningan Terbakar, Damkar Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

Ist 
BERHASIL DIPADAMKAN: Petugas UPT Damkar Satpol PP Kuningan menangani kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Sabtu (1/8). 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID–Kebakaran lahan milik warga terjadi di wilayah Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Sabtu (1/8). Beruntung, api yang sempat membesar dan mengancam area sekitar, termasuk kompleks MAN 1 Kuningan, berhasil dipadamkan petugas UPT Damkar Satpol PP Kuningan sebelum merembet lebih jauh.

Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 14.59 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 13.30 WIB, warga melihat api telah membesar di lahan milik Asim dan terus merembet ke area yang lebih luas.

Karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari gedung MAN 1 Kuningan, warga khawatir kobaran api akan menjalar hingga ke lingkungan sekolah. Kondisi tersebut mendorong pelapor segera menghubungi call center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan.

Baca Juga:Petani di Kuningan Keluhkan Hama hingga Pemangkasan Dana DesaPKK Teguhkan Komitmen Wujudkan Keluarga Berkualitas

“Mendapat laporan, kami langsung menerjunkan lima personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan,” ujarnya.

Proses penanganan berlangsung sekitar 30 menit hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas juga melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Akibat kejadian tersebut, lahan seluas kurang lebih 600 meter persegi dilaporkan hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan warga di lahan tersebut. Api diduga ditinggalkan dalam kondisi belum benar-benar padam sehingga merambat ke semak dan vegetasi kering di sekitarnya.

UPT Damkar Kuningan kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di musim kemarau yang membuat vegetasi mudah terbakar. Warga diminta tidak meninggalkan lokasi sebelum api benar-benar padam, guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam permukiman maupun fasilitas umum. (ags)

0 Komentar