Kepala Desa Linggasana, Hj. Henny Rosdiana, S.H., S.Sos., M.Si., menyambut positif kehadiran mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Menurutnya, kolaborasi mahasiswa dengan pemerintah desa, BPD, perangkat desa, RT/RW hingga kader masyarakat memberikan tambahan pengetahuan sekaligus membuka peluang pengembangan potensi desa.
“Banyak hal yang sangat bermanfaat bagi kami di desa. Kedatangan mahasiswa IPB University ini banyak yang bisa dimanfaatkan masyarakat, khususnya masyarakat Desa Linggasana,” ujar Henny.
Desa Linggasana sendiri menjadi lokasi pengabdian mahasiswa dari 3 perguruan tinggi sepanjang periode kegiatan pengabdian masyarakat tahun ini. Selain IPB University, mahasiswa Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UIBBC) dan Universitas Islam Al-Ihya (Unisa) Kuningan turut hadir membawa program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari literasi, edukasi lingkungan, pengembangan UMKM hingga pengolahan potensi lokal.
Baca Juga:KKN-T UNMA Tebar 1.000 Benih Ikan Nila Hingga Latih Olah Produk Pascapanen di Desa LeuwilajaBupati Lucky Hakim Lantik Aan Jadi Pj Sekda, Juga 159 Pejabat Lainnya
Bagi mahasiswa KKNT IPB, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dari proses pengabdian. Pengetahuan yang diperoleh di bangku akademik diuji melalui persoalan nyata di lapangan, sekaligus memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami pengelolaan keuangan bukan hanya sebagai persoalan pengetahuan, tetapi juga kebiasaan dan kedisiplinan.
Program literasi keuangan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi selama mahasiswa berada di Desa Linggasana. Kebiasaan sederhana seperti mencatat pengeluaran harian, menyusun prioritas kebutuhan, menabung dan melakukan evaluasi keuangan secara berkala diharapkan dapat terus diterapkan masyarakat secara mandiri.
Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat pun diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih terencana, masyarakat Desa Linggasana diharapkan semakin siap menjaga ketahanan ekonomi keluarga, sekaligus mengembangkan usaha dan potensi ekonomi desa secara berkelanjutan. (bud)
