RADARCIREBON.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Melalui program pengabdian masyarakat, mahasiswa memberikan edukasi pengelolaan keuangan rumah tangga sekaligus memperkuat kemampuan warga dalam mengelola aktivitas ekonomi dan usaha.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa IPB University di Desa Linggasana yang berlangsung sejak 8 Juli hingga 14 Agustus 2026. Muhammad Zafran Yusmansyah, mahasiswa semester 7 Sekolah Bisnis IPB University, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Literasi keuangan menjadi salah satu kebutuhan penting dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga. Melalui edukasi yang diberikan, masyarakat diajak memahami cara membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran sederhana, mencatat pemasukan dan pengeluaran, menentukan skala prioritas, serta menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan dan kebutuhan mendesak.
Baca Juga:KKN-T UNMA Tebar 1.000 Benih Ikan Nila Hingga Latih Olah Produk Pascapanen di Desa LeuwilajaBupati Lucky Hakim Lantik Aan Jadi Pj Sekda, Juga 159 Pejabat Lainnya
Menurut Zafran, materi juga diarahkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai risiko dalam pengelolaan keuangan. Salah satunya ancaman pinjaman online yang dapat menimbulkan persoalan baru apabila tidak dipahami dengan baik.
“Intinya, administrasi keuangan masyarakat bisa lebih tertata rapi dan mereka lebih waspada terhadap ancaman keuangan,” kata Zafran, Rabu (12/08).
Tidak hanya menyasar pengelolaan keuangan rumah tangga, mahasiswa IPB juga memberikan pemahaman mengenai pencatatan keuangan bagi masyarakat yang menjalankan usaha. Pencatatan pemasukan dan pengeluaran dinilai penting agar pelaku UMKM dapat mengetahui kondisi keuangan usaha, menghitung keuntungan secara lebih jelas, serta memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha.
Pendekatan kegiatan dilakukan secara interaktif melalui diskusi bersama masyarakat. Warga diberi kesempatan menyampaikan pengalaman, kebiasaan, serta kendala yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan. Cara tersebut membuat materi dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Linggasana.
Selain literasi keuangan, mahasiswa IPB University menjalankan sejumlah program lain. Di antaranya edukasi lingkungan bagi anak sekolah dasar serta pemetaan digital UMKM. Melalui pemetaan tersebut, pelaku usaha akan dibantu memperoleh titik lokasi pada Google Maps, dilengkapi kode QR dan penguatan branding agar keberadaan usaha maupun produk lokal lebih mudah ditemukan masyarakat luas.
