RADARCIREBON.ID – Dalam upaya mendorong peningkatan ketahanan pangan desa, kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Majalengka (UNMA) mengambil langkah baik dengan menebar 1.000 benih ikan nila di Desa Leuwilaja Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka
Tak hanya itu, para mahasiswa yang tengah melaksanakan pengabdian masyarakat tersebut juga turut menyelenggarakan pelatihan pengolahan pascapanen produk nilai tambah berupa makanan nugget berbahan daging ikan nila.
Rangkaian kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan warga dari berbagai unsur antara lain Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Kelompok Pembudidaya Ikan, Pemerintahan Desa, dan masyarakat sekitar.
Baca Juga:Bupati Lucky Hakim Lantik Aan Jadi Pj Sekda, Juga 159 Pejabat LainnyaLawan Begal, Kapolda Jawa Barat Ajak Peran Orang Tua dan Lingkungan
Muhamad Guntur Alfarezi, ketua kelompok KKN-T UNMA Desa Leuwilaja menilai keterlibatan mahasiswa KKN dalam program-program ketahanan pangan ini membuka kesempatan besar bagi pihaknya untuk berdampingan langsung dengan masyarakat.
“Momentum ini jadi kesempatan baik bagi kami untuk menerapkan ilmu dengan praktik langsung di lapangan serta berdampak nyata bagi kehidupan warga setempat,” ucap Guntur, Rabu (12/08).
Ketua kelompok yang juga mahasiswa prodi Administrasi Publik itu menyebut kegiatan ini merupakan program strategis yang diinisiasi mahasiswa KKN-T UNMA Desa Leuwilaja sebagai langkah awal dalam meningkatkan ketahanan pangan desa serta membangun kemandirian warga.
Kegiatan yang dihadiri oleh semua unsur masyarakat Desa Leuwilaja Kecamatan Sindangwangi itu diawali dengan pemaparan materi terkait pengelolaan pasca panen produk nilai tambah yang disampaikan oleh Dr. Oky Imanudin, S. PT , M. S. dosen dari Prodi Peternakan Universitas Majalengka.
Adapun materi yang disampaikan akademisi UNMA itu meliputi potensi pengembangan usaha berbasis hasil perikanan, tahapan pengolahan ikan menjadi produk siap konsumsi, aspek kebersihan dan keamanan pangan, serta peluang pemasaran produk olahan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Oky Imanudin, S. PT , M. S. menekankan pentingnya menangkap peluang di sekitar kita sebagai ladang untuk meningkatkan penghasilan.
“Potensi perikanan budidaya yang dimiliki Desa Leuwilaja sejatinya bisa terus dikembangkan dengan menangkap peluang-peluang baru, termasuk jadi produk olahan yang siap konsumsi,” ujar Oky Imanudin.
Baca Juga:Polisi Berhasil Bongkar Komplotan Spesialis Pembobol RumahHasil Razia Polres Majalengka Selama Sembilan Hari, 6.426 Botol Miras Dimusnahkan
Usai sesi penyampaian materi pelatihan pengolahan produk pasca panen, kegiatan dilanjutkan dengan menebar 1.000 benih ikan nila di kolam ikan budidaya Desa Leuwilaja.
