UGJ Cirebon Dorong Digitalisasi Pertanian lewat Smart Farming Berbasis Solar Cell di Desa Matangaji

TERJUN LANGSUNG: UGJ Cirebon memperkuat komitmen melalui kegiatan PkM di Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, Kab
TERJUN LANGSUNG: UGJ Cirebon memperkuat komitmen melalui kegiatan PkM di Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.  --FOTO: ISTIMEWA/RADAR CIREBON--
0 Komentar

Kegiatan tersebut mencakup pengenalan sistem hidroponik, pemahaman mengenai konsep smart farming, pemanfaatan energi surya, pengoperasian perangkat IoT, pemantauan kondisi tanaman, hingga pengelolaan usaha hidroponik.

Selain mendapatkan materi, mitra juga memeroleh kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat proses transfer pengetahuan dan teknologi menjadi lebih mudah dipahami serta dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Baca Juga:CHC V Tahun 2026 Dimulai, Ajang Pembinaan Atlet Handball Menuju Prestasi NasionalBupati Indramayu Lucky Hakim Terdepan Salat Istisqa, Berdoa Minta Turun Hujan

Mahasiswa UGJ juga dilibatkan secara aktif dalam kegiatan lapangan. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan secara langsung di masyarakat.

Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami aspek teknis dari teknologi yang diterapkan, tetapi juga mampu mengenali persoalan yang dihadapi masyarakat.

Selain itu, menyusun solusi berbasis teknologi, membangun komunikasi dengan mitra, serta memahami proses pemberdayaan masyarakat melalui inovasi.

Pemanfaatan energi surya menjadi salah satu komponen penting dalam program ini. Teknologi solar cell dipandang dapat menjadi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan sistem pertanian.

Integrasi energi terbarukan dengan teknologi IoT dan sistem hidroponik diharapkan mampu membentuk model pertanian cerdas yang sesuai dengan potensi wilayah dan kebutuhan masyarakat Desa Matangaji.

Dengan penerapan teknologi tersebut, mitra diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan kegiatan budidaya.

Di sisi lain, sistem yang lebih modern juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha pertanian yang lebih produktif serta memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Baca Juga:Ketua PW NU Jabar Nilai, Komjen Pol Karyoto Layak Jadi Kapolri, Lebih Dekat dengan Ulama dan MasyarakatTurun Langsung ke Sawah, Komjen Karyoto Dapat Apresiasi dari Petani Indramayu

Sementara itu, Asep Qomarudin selaku mitra kegiatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Swadaya Gunung Jati beserta seluruh tim pelaksana PkM atas perhatian, pendampingan, ilmu pengetahuan, serta teknologi yang telah diberikan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada UGJ dan seluruh tim. Program ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan dan pengalaman baru mengenai bagaimana mengembangkan usaha hidroponik dengan memanfaatkan teknologi digital dan energi surya,” ungkap Asep Qomarudin. (mid)

0 Komentar