Bata Kuno Mirip Candi Ditemukan di Pemakaman Ampel Majalengka, Arkeolog Segera Turun Tangan

bata kuno Majalengka.jpg
Sejumlah bata kuno berukuran lebih besar dibandingkan bata modern ditemukan di Blok Danaraja, Desa Ampel, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka.
0 Komentar

Ciri ini justru membuat para pemerhati sejarah semakin penasaran. Apakah ini benar-benar sisa candi, seperti yang pernah ditemukan di beberapa wilayah Majalengka sebelumnya?

Lokasi Strategis di Pinggir Sungai Besar

Tak hanya struktur bata, kondisi geografis lokasi juga menjadi perhatian. Kawasan Blok Danaraja berada tidak jauh dari pertemuan dua sungai besar: Sungai Cimanuk dan Sungai Cikeruh.

Pada masa lalu, keberadaan sungai menjadi faktor penting dalam perkembangan peradaban. Sungai berfungsi sebagai sumber air minum, jalur transportasi dan mobilitas, serta pusat aktivitas masyarakat. Tak heran jika banyak situs kuno ditemukan di sekitar aliran sungai.

Harapan: Penelitian Arkeologis Segera Dilakukan

Baca Juga:Manfaatkan Aula Desa, Kopdes Kongsijaya Beromzet Rp3 Juta Per MingguJelang HUT RI, Pemkab Majalengka Bagikan Bendera Merah Putih

Meski tanda-tanda mengarah pada peninggalan bersejarah, Nana menegaskan bahwa semua masih sebatas indikasi. Kepastian mengenai fungsi, usia, dan asal-usul struktur bata ini hanya bisa dijawab melalui penelitian arkeologis yang lebih mendalam.

“Harapan saya, temuan ini segera ditindaklanjuti untuk dilakukan penelitian dan identifikasi. Apakah ini sisa bangunan penduduk zaman dulu atau sisa reruntuhan candi,” ujarnya.

Tim TACB dan Disparbud Majalengka kini sedang melakukan kajian awal. Masyarakat pun berharap pemerintah segera menindaklanjuti dengan penelitian yang melibatkan arkeolog profesional.

Apa yang Bisa Ditunggu dari Temuan Ini?

Temuan bata kuno di pemakaman Ampel Ligung membuka peluang besar bagi penemuan situs bersejarah baru di Majalengka. Jika terbukti sebagai candi atau struktur keagamaan kuno, ini akan menjadi tambahan penting bagi khazanah sejarah Jawa Barat.

Namun, jika ternyata merupakan sisa permukiman kuno atau bangunan kolonial, itu pun tetap berharga sebagai bukti aktivitas manusia masa lalu di kawasan Ligung yang selama ini mungkin terabaikan.

Satu hal yang pasti: temuan ini mengingatkan kita bahwa di bawah tanah Majalengka, masih banyak cerita sejarah yang menunggu untuk diungkap. (Ono)

0 Komentar